SKRIPSI PENDIDIKAN GEOGRAFI

Aug 12, 2008   //   by admin   //   Uncategorized  //  No Comments

PERANAN OBYEK REKREASI DUTA WISATA TERHADAP KEADAAN SOSIAL EKONOMI KELUARGA DI KELURAHAN SUKAMAJU KECAMATAN TELUK BETUNG BARAT

abstraks:

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberadaan Obyek Rekreasi Duta Wisata dan perannya terhadap keadaan sosial ekonomi keluarga di Kelurahan Sukamaju Kecamatan Teluk Betung Barat, dengan titik tekan kajiannya kesempatan kerja, kesempatan berusaha, tingkat pendapatan, pemenuhan kebutuhan pokok keluarga, dan perkembangan keadaan sosial ekonomi keluarga.

Penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif. Populasi penelitian ini sebanyak 49 kepala keluarga sebagai responden. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan tabel dan persentase sebagai dasar interpretasi dan deskripsi untuk membuat laporan hasil penelitian ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Sebanyak 0,022% (26 kepala keluarga) dari seluruh kepala keluarga di Kelurahan Sukamaju (1.170 kepala keluarga) mendapatkan kesempatan kerja di Obyek Rekreasi Duta Wisata (2). Sebanyak 0,019% (23 kepala keluarga) dari seluruh kepala keluarga di Kelurahan Sukamaju (1.170 kepala keluarga) memiliki kesempatan berusaha di Obyek Rekreasi Duta Wisata (3). Pendapatan rata-rata perkapita penduduk Kelurahan Sukamaju yang bekerja dan berwirausaha di Obyek Rekreasi Duta Wisata sebesar Rp 956.122,-perbulan. (4). Sebanyak 79,59% (39 responden) kebutuhan pokok minimumnya terpenuhi, dan sebanyak 20,41% (10 responden) kebutuhan pokok minimumnya tidak terpenuhi (5). Sebanyak 67,35% dari 49 responden menyekolahkan anaknya hingga tamat wajib belajar 9 tahun, sebanyak 12,24% (6 responden) menyekolahkan anaknya hingga tamat SLTA, dan sebanyak 20,41% (10 responden) tidak mampu menyekolahkan anaknya.

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Efektivitas Metode Diskusi dalam Pengajaran Geografi dan Kependudukan Pada SMP Negeri 2 Banda Aceh

abstraks:

Geografi dan Kependudukan adalah salah satu sub bidang studi Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), yang dipelajari atas dasar pendekatan Interdisipliner dan pendekatan Multidisipliner (Interdisipliner – Multidisipliner Aproach), untuk memahami peristiwa atau persoalan yang berhubungan dengan masyarakatdan mempelajari cara-cara berpikir kritis serta bekerja secara ilmiah dalam menangani lingkungan. Geografi dan Kependudukan adalah salah satu disiplin ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan ruang (lingkungan).
Dalam proses belajar mengajar Geografi dan Kependudukan, guru tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi harus juga menerapkan prinsip-prinsip pengajaran, baik yang khusus maupun prinsip umum. Prinsip khusus seperti prinsip pengajaran IPS yang berorientasi pada perpaduan konsep mikro dan makro.
Prinsip pengajaran modern menuntut agar kegiatan belajar mengajar harus dapat mengenmbangkan Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA), untuk dapat mengolah, menggunakan, menilai dan mengkomunikasikan hasil belajar dengan baik. Keberhasilan suatu pengajaran sangat tergantung pada komponen guru yang baik, serta penggunaan metode serta media yang tepat. Dalam hal ini guru dituntut untuk dapat menguasai macam-macam, metode interaksi edukatif dan alat-alat bantu pengajaran. Dengan demikian kemudahan akan timbul di pihak guru sebagai pengajar dan siswa-siswapun memperoleh hasil maksimal.

BAB TIGA
METODE DISKUSI DALAM PENGAJARAN
GEOGRAFI DAN KEPENDUDUKAN

Leave a comment




HOSTING MURAH