Browsing articles tagged with "Campuran Archives - Page 5 of 8 - segalamacam.com"

SKRIPSI ILMU KOMUNIKASI

Aug 7, 2008   //   by joseph   //   Blog  //  1 Comment

Gatekeeper Media Dalam Penyajian Berita-Berita Internasional

abstraks:

Tesis ini mencoba memotret bagaimana para pekerja pers yang berperan dalam seleksi berita internasional, khususnya terkait krisis Irak, melakukan rekonstruksi berita-beritanya dari berbagai sumber berita asing seperti kantor berita transnasional, web jaringan televisi global, dll, untuk kemudian disajikan kepada khalayak pembaca masing-masing.

Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori gatekeeper yang dikaitkan dengan teori rekonstruksi sosial dan teori-teori lainnya, seperti teori strukturasi dan teori ekonomi politik, yang diharapkan mampu menjelaskan proses rekonstruksi berita oleh gatekeeper media serta fenomena-fenomena lain yang melingkupinya.

Proses seleksi terhadap item berita krisis Irak yang akan disajikan masing-masing media dipengaruhi sejumlah hal yang bisa dikategorikan kedalam faktor intrinsik dan ekstrinsik. Faktor intrinsik meliputi unsur nilai-nilai berita (news values) yang melekat pada suatu peristiwa serta bagaimana public meaning peristiwa tersebut bagi masyarakat luas. Sedangkan faktor ekstrinsik lebih menekankan pada aspek implikasi berita tersebut terhadap suatu negara dari perspektif kepentingan politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Pada konteks Irak, Kompas memosisikan krisis itu sebagai kelanjutan propaganda dan keangkuhan AS memerangi terorisme pasca peristiwa 11 September 2001. Sedangkan Republika dan Media Indonesia lebih melihat Irak sebagai korban penjajahan dan ketidak adilan yang harus dilawan dengan varian penyajian masing-masing yang senada. Kendati demikian, diantara ketiga media massa cetak ini tidak terlihat perbedaan signifikan. Secara umum ketiga media sama-sama memberikan penekanan bahwa opini yang akan mereka bangun adalah konstruksi penentangan terhadap invasi AS dan sekutunya.

Di era globalisasi saat ini, berbagai peristiwa yang terjadi di suatu tempat dapat menyebar ke seluruh dunia dalam beberapa detik saja. Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah menjadikan tempat mengirim dan menerima berita tidak lagi menjadi sebuah masalah penting seperti sebelumnya. Radio gelombang pendek yang sangat kuat, misalnya, telah membuat seseorang senantiasa memperoleh berita setiap hari dimana pun ia berada.

Ruang Publik Perkotaan dalam Komik(Studi Semiotik Representasi Ruang Publik Perkotaan dalam Jogja in Comic)

abstraks:

Intisari
Persoalan ruang publik kota Yogyakarta kembali dijadikan isu utama dalam bentuk kumpulan komik Jogja in Comic oleh para komikus lokal Yogyakarta. Diangkatnya isu ruang publik dalam sebuah karya komik menunjukkan bahwa isu tersebut memang benar-benar penting. Oleh karena itu, menarik untuk dikaji bagaimana sebuah kumpulan komik dapat merepresentasikan kondisi ruang publik perkotaan di kota Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan metode semiotik analitik, yaitu suatu pendekatan untuk memperlihatkan makna yang tersembunyi dari suatu gambar maupun teks dalam suatu media. Metode semiotik yang dipakai dalam penelitian ini didasarkan pada pemikiran Charles Sanders Peirce tentang Teori Segitiga Makna. Penelitian ini dibatasi pada tiga jenis tanda, yaitu ikon, indeks dan simbol. Tujuannya agar mempermudah penjelasan dalam proses signifikasi.
Penelitian ini menunjukkan bagaimana sebuah komik dapat merepresentasikan kondisi ruang publik kota Yogyakarta. Secara implisit, dalam komik tersebut mengangkat isu tentang semakin tersingkirnya permainan tradisional akibat dari minimnya ruang publik sebagai ruang bermain anak. Selanjutnya, para komikus juga mengangkat tentang isu keseharian mereka, khususnya tentang ketiadaan ruang publik dalam ranah seni rupa serta semakin tersingkirnya seniman tradisional dalam penggunaan ruang publik Malioboro. Selain itu, konflik perebutan
ruang pun tak lepas dari perhatian komikus untuk diangkat. Terakhir, adalah isu mengenai ruang publik baru dalam bentuk mal dan angkringan.
Kata kunci : Komik, ruang publik, dan semiotik

BAB. I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG MASALAH

STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENSOSIALISASIKAN BUDAYA PERUSAHAAN DI KALANGAN KARYAWAN( Di Hotel Ciputra Semarang )

ABSTRAKSI

Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan bentuk strategi komunikasi yang digunakan oleh manajemen Hotel Ciputra Semarang dalam menyampaikan budaya perusahaan kepada karyawan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Objek penelitian adalah kegiatan sosialisasi budaya perusahaan serta strategi komunikasi yang diterapkan perusahaan. Informan penelitian dipilih secara purposive dengan mengikuti prinsip “ bola salju “ ( snow ball sampling ). Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi partisipan ( observasi berperanserta ), wawancara tidak berstruktur dan wawancara mendalam ( indepth interview ). Pengecekan keakuratan data menggunakan tekhnik analisis key informants.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perumusan strategi komunikasi memadukan perencanaan komunikasi ( communication planning ) yakni system perencanaan humas ( public relations ) berupa definisi program, penyusunan metode dan teknik penyampaian pesan, pelaksanaan program, dan evaluasi ; dengan manajemen komunikasi ( communication management ). Implementasi program komunikasi berupa program human relations, staff and managerial meeting, mediated communication, jaringan komunikasi, serta ritus dan ritual. Strategi komunikasi yang diterapkan manajemen perusahaan, diukur dari indicator audience coverage, audience respon, communication impact, serta process of influence. Strategi sosialisasi yang digunakan dalam mensosialisasikan Budaya Kerja Hotel Ciputra Semarang ( core values ) adalah strategi in house campaign. Implementasi program sosialisasi berupa metode brain washing, job coaching, dan educational and training. Evaluasi program sosialisasi core values hanya dapat diketahui oleh internal perusahaan berdasarkan hasil penilaian kinerja karyawan. Departemen Personalia dalam hal ini Human Resources Manager dan Trainning Manager berperan sebagai core people yaitu sebagai komunikator penyampaian core values sekaligus pelaksana sosialisasi core values dikalangan karyawan.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

MODEL KOMUNIKASI PIMPINAN CABANG HIMMAH KOTA MEDAN DALAM MEMBANGUN ORGANISASI DI KOTA MEDAN

abstraks:

Model komunikasi merupakan deskripsi ideal mengenai apa yang dibutuhkan untuk terjadinya komunikasi. Suatu model mempresentasikan secara abstrak ciri-ciri penting yang menghilangkan rincian komunikasi yang tidak perlu dalam dunia nyata. Model komunikasi ini selanjutnya sangat membantu proses komunikasi organisasi agar berjalan dengan efektif, sebab model komunikasi dapat membantu dan mencermati hambatan-hambatan komunikasi.
Model komunikasi organisasi yang dibangun Pimpinan Cabang HIMMAH Kota Medan Periode 2004-2007 menunjukkan model komunikasi satu arah. Model seperti ini dengan sendirinya mengakibatkan terjadinya miss communication yang berujung pada terjadinya miss understanding. Pada akhirnya, model komunikasi semacam ini berpengaruh besar pada kemunduran organisasi yang dialami oleh PC HIMMAH Kota Medan, Periode 2004-2007 khususnya.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Maslah

STUDI INTERAKSIONISME SIMBOLIK PADA PROSES PEMBENTUKAN KONSEP DIRI REMAJA PANTI ASUHAN SILOAM PURWOKERTO

abstraks:

Universitas Jenderal Soedirman
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Jurusan Ilmu Komunikasi
Bulan Agustus
ABSTRAKSI
Liza Adelyne
F1C001039
Studi Interaksionisme Simbolik pada Proses Pembentukan Konsep Diri Remaja Panti Asuhan Siloam Purwokerto
xv+105 halaman+4 daftar tabel+1 daftar gambar+1 daftar lampiran+30 daftar pustaka

Penelitian dengan judul “ Studi Interaksionisme Simbolik pada Proses Pembentukan Konsep Diri Remaja Panti Asuhan Siloam” ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembentukan konsep diri remaja panti asuhan terjadi ketika segenap nilai-nilai pribadi terbentur dengan nilai yang berada di luar mereka. Hal ini dapat dipelajari melalui simbol-simbol bermakna yang muncul dalam setiap proses komunikasi mereka.
Penelitian ini menerapkan studi interaksionisme simbolik sebagai metodenya. Individu yang berpikir dan sadar diri adalah mustahil secara logika tanpa didahului adanya kelompok sosial. Kehidupan remaja dengan ciri perkembangan yang melihat bahwa fase ini merupakan fase pencarian ‘bentuk diri’ menjadi hal yang menarik untuk ditelaah. Proses ini diidentifikasi melalui bagaimana remaja berinteraksi dengan panti asuhan maupun keluarga asli dan interaksi dengan teman-teman sebaya. Dari dua pengkategorian kelompok interaksi yang terjadi dalam kehidupan manusia tersebut, akan dilihat bagaimana proses pemaknaan mereka terhadap nilai-nilai apa yang dibawa oleh orang-orang terdekat mereka (significant other). Pembentukan selanjutnya adalah bagaimana individu tersebut menempatkan diri sebagai obyek dari lingkungan sekitar (significant other) dimana dia diharapkan untuk menjadi seperti apa yang lingkungan tersebut inginkan.
Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa remaja panti asuhan memang masuk ke dalam jalur-jalur interaksi tersebut, akan tetapi mereka memliki kecenderungan untuk kental pada salah satu jalur tersebut. Terdapat remaja yang menyetujui nilai-nilai yang dianggap sesuai dengan perkembangan remaja maupun yang menolaknya. Di sisi lain ada yang memilih menyesuaikan diri dengan apa yang diyakini sebagai kebebaran idealis dari diri mereka. Remaja panti asuhan memiliki kesadaran untuk tanggung jawab terhadap diri sendiri akan apa yang mereka ambil, sekalipun hal tersebut dianggap merugikan.

Kata kunci : interaksi, simbol, remaja

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH

MODEL KOMUNIKASI ANTARBUDAYA PARA PEDAGANG DI PUSAT KYA-KYA KEMBANG JEPUN (PK3J) SURABAYA

abstraks:

Di Surabaya, kawasan yang dikenal sebagai kawasan Pecinan adalah
kawasan Kembang Jepun. Kawasan ini merupakan tempat berkumpulnya
pedagang dari bermacam-macam etnis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan
untuk mengetahui model komunikasi antarbudaya dari kelompok etnis yang
berbeda, serta model komunikasi yang mereka gunakan dalam interaksi seharihari
di Pusat Kya-Kya Kembang Jepun (PK3J) Surabaya.
Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif
melalui in depth interview dengan para narasumber yang diambil menggunakan
theoritical sampling dengan teknik snowballing. Hasil dari penelitian ini
dideskriptifkan melalui pemaparan berbagai informasi dari temuan selama
penelitian.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model komunikasi
antarbudaya para pedagang di Pusat Kya-Kya Kembang Jepun dapat berjalan
dengan efektif karena antara pedagang yang satu dengan yang lainnya saling
menyesuaikan diri. Selain itu, hubungan diantara mereka tetap dapat terjalin
harmonis karena adanya sikap saling pengertian antar sesama pedagang. Hal ini
dapat terlihat dari kemampuan tiap pedagang untuk menerima setiap perbedaan
yang ada di antara mereka.

1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Di Indonesia, komunikasi antarbudaya belum secara serius mendapatkan
tempat sebagai suatu kajian penting, sehingga sampai saat ini masih sulit ditemui
buku yang menjelaskan secara lengkap tentang definisi dari komunikasi
antarbudaya itu sendiri. Padahal komunikasi antarbudaya di Indonesia sangatlah
penting, karena pada kenyataannya kehidupan masyarakat dan budaya Indonesia
sangatlah heterogen, yang terdiri dari berbagai suku bangsa, bahasa, agama, ras,
budaya, dan adat isitiadat. Sebagaimana dituangkan dalam semboyan Bhinneka

ANALISIS EKUITAS MEREK XL BEBAS

abstraks:

skripsi tahun 2008

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dibandingkan dengan industri-industri lain, telekomunikasi merupakan industri yang tingkat pertumbuhannya paling tinggi. Tidaklah berlebihan bila industri telekomunikasi dianggap sebagai golden industry, karena tidak ada yang mampu menyamai tingkat pertumbuhannya. Data dari Asosiasi Telepon Seluler Indonesia (ATSI) menyebutkan, jumlah pelanggan seluler pada 2004 berjumlah 32 juta. Sampai pada akhir Desember 2006 lalu jumlahnya meningkat mencapai 63 juta nomor. Kemudian, pada tahun 2007 ini diperkirakan pelanggannya akan mencapai 76 juta nomor.

peranan media komunikasi (radio swasta) dalam meningkatkan tingkat kepedulian masyarakat di kota madya yogyakarta

abstraks:

epintas lalu, hubungan lingkungan hidup dengan komunikasi mungkin tidak nampak. Namun kalau dipikirkan secara lebih mendalam, lingkungan hidup sebenarnya merupakan konsep yang sangat relevan bagi komunikasi ditinjau dari berbagai segi.

Pertama, dipandang dari segi luas, komunikasi hanya berarti dalam konteks lingkungan hidup. Pada intinya. komunikasi adalah proses yang menyangkut hubungan manusia dengan lingkungan sekitarnya Tanpa komunikasi manusia jadi terpisah dari lingkungan. Namun tanpa lingkungan komunikasi menjadi kegiatan yang tidak relevan. Dengan kata lain, manusia berkomunikasi karena perlu mengadakan hubungan dengan lingkungannya, meskipun caranya berbeda tergantung lingkungan yang dihadapi, umpamanya dengan lingkungan sosial tertentu.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Sepintas lalu, hubungan lingkungan hidup dengan komunikasi mungkin tidak nampak. Namun kalau dipikirkan secara lebih mendalam, lingkungan hidup sebenarnya merupakan konsep yang sangat relevan bagi komunikasi ditinjau dari berbagai segi.

Pengaruh Komunikasi Interpersonal Antar Pegawai Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palembang

ABSTRAK

Komunikasi merupakan sarana untuk mengadakan koordinasi antara berbagai subsistem dalam perkantoran. Kompetensi komunikasi yang baik antar karyawan akan mampu memperoleh dan mengembangkan tugas yang diembannya, sehingga tingkat kinerja suatu organisasi (perkantoran) menjadi semakin baik dan sebaliknya.
Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik korelasional untuk melukiskan secara sistematis, faktual, dan cermat dan berusaha memberikan gambaran tentang apa saja yang ada hubungannya dengan penelitian kemudian menganalisanya untuk menemukan pemecahan masalah yang dihadapi. Populasinya adalah karyawan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Palembang dengan sampel sebanyak 21 orang.
Cara pengukuran validitas angket kompetensi menggunakan teknik korelasi dengan r pearson atau koefisien korelasi product momen pearson dengan taraf signifikan 5%. Hasil dari penelitian ini Terdapat hubungan positif antara komunikasi interpersonal pegawai dengan tingkat kinerja pegawai namun agak rendah yaitu dengan indeks koefisien korelasi sebesar rxy =0,486.
Saran yang diajukan penulis yaitu perlu dilakukan perlu dimaksimalkan kegiatan-kegiatan yang melibatkan semua karyawan seperti acara arisan darma wanita karyawan dan koperasi, ditingkatkan pembinaan dan pelatihan pada karyawana, serta membuat program kerja yang melibatkan keaktifan dari semua fungsi unit kerja.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Manusia di dalam kehidupannya harus berkomunikasi, artinya memerlukan orang lain dan membutuhkan kelompok atau masyarakat untuk saling berinteraksi. Hal ini merupakan suatu hakekat bahwa sebagian besar pribadi manusia terbentuk dari hasil integrasi sosial dengan sesamanya. Dalam kehidupannya manusia sering dipertemukan satu sama lainnya dalam suatu wadah baik formal maupun informal.

Tanggapan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Pada Isi Berita Tentang Perusahaannya Dari

abstraks:

Tanggapan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Pada Isi Berita Tentang Perusahaannya Dari Media Cetak
Di Bandung

Penelitian ini ditulis oleh Furi Sudaryanti, dengan pembimbing utama Ibu
Dr. Atie Rachmiatie. Dra. M.Si dan Ibu Melly Maulin P. S.Sos sebagai pembimbing ke dua. Judul penelitian ini adalah Tanggapan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Pada Isi Berita Tentang Perusahaannya dari Media Cetak di Bandung.
Tujuan dari dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan humas PT. PLN (Persero) DJBB mengenai pemberitaan tentang perusahaanya, tanggapan humas PT. PLN (Persero) DJBB mengenai penyajian berita, dan tanggapan humas PT. PLN (Persero) DJBB mengenai pemanfaatan guntingan berita.
Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode penelitian survey deskriptif, sedangkan dalam pengumpulan data penelitian penulis menggunakan angket, wawancara dan studi literatur. Sampel dari penelitian ini seluruh jumlah karyawan PT. PLN bagian humas, jumlah banyaknya sampel dalam penelitian ini adalah 12 orang karyawan
Kesimpulan dari penelitian yang dilaksanakan oleh penulis menunjukkan bahwa berita tentang perusahaan dari publik eksternal sangat bermanfaat karena dapat membantu para karyawan bagian humas dalam mendapatkan informasi-informasi terbaru tentang perusahaannya, sehingga dapat membuat karyawan meningkatkan kinerja kerjanya. Sedangkan penyajian berita, pihak humas mampu dan mengerti terhadap istilah-istilah yang digunakan. Dan mengenai pemanfaatan guntingan berita, pihak humas sangat terbantu sekali akan keberadaannya.
Saran penulis setelah melaksanakan penelitian ini sebaiknya pihak humas lebih mempelajari istilah dan bahasa yang ada pada berita selain itu pihak humas pun harus mampu membantu top manajeman dalam mengambil keputusan dan kebijakan.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Komunikasi merupakan salah satu proses sosial yang sangat mendasar dan vital dalam kehidupan manusia, mendasar karena setiap orang dalam kehidupanya selalu berkeinginan untuk mempertahankan suatu persetujuan mengenai berbagai aturan sosial melalui komunikasi. Komunikasi berlangsung untuk menjalin hubungan antar individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.

PERANAN MEDIA KOMUNIKASI (RADIO SWASTA) DALAM MENINGKATKAN TINGKAT KEPEDULIAN MASYARAKAT DI KOTAMADYA YOGYAKARTA

abstraks:

Peranan yang diberikan oleh radio siaran swasta khususnya untuk meningkatkan dan memberikan pengetahuan atau informasi mengenai lingkungan serta proses mensosialisasikan UUPLH pada masyarakat masih minim sekali. Hal ini dapat dilihat dari aspek prosentase siaran, sudah ditentukan oleh aturan yang ada (Departemen Penerangan), yang diberikan untuk jenis siaran pendidikan dan
penerangan yaitu sebesar 7 % dari jumlah jam siaran dan itu pun bukan hanya untuk pendidikan dan penerangan lingkungan tetapi masih berbagi dengan bidang – bidang lainnya, Alasan lain adalah karena untuk kelangsungan hidup radio itu sendiri sehingga program atau acaranya lebih bersifat komersial atau hiburan, dan diharapkan dapat menarik minat masyarakat atau segmen tertentu dengan maksud agar pendengarnya dapat menjadi sasaran (obyek) periklanan produk
tertentu.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Sepintas lalu, hubungan lingkungan hidup dengan komunikasi mungkin tidak nampak. Namun kalau dipikirkan secara lebih mendalam, lingkungan hidup sebenarnya merupakan konsep yang sangat relevan bagi komunikasi ditinjau dari berbagai segi.

Tanggapan Kelompok Suporter Persib Bandung “Viking” Terhadap Pemberitaan Seputar Persib Banding di Harian Umum Galamedia

ABSTRAK

Tanggapan Kelompok Suporter Persib Bandung “Viking” Terhadap Pemberitaan Seputar Persib Banding di Harian Umum Galamedia

Oleh :
Hendi Hermansyah
41801023

Di Bawah Bimbingan :
Drs. Manap Solihat, M.Si. (Pembimbing I)
Gumgum Gumilar, S.Sos. (Pembimbing II)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana “Tanggapan kelompok suporter Persib Bandung “Viking” terhadap pemberitaan seputar Persib Bandung di Harian Umum Galamedia”. Untuk dapat menjawab masalah diatas, peneliti menganalisisa serta menggambarkan masalah-masalah penelitian sesuai dengan indikator-indikator yang telah ditetapkan diantaranya : unsur grafis, nilai berita, isi berita dan frekuensi penyajian pemberitaan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Respondennya yaitu anggota kelompok suporter Persib Bandung “Viking” di wilayah Bandung sebesar 30524 orang, maka diperoleh sampel sebanyak 100 orang, adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan secara random bertingkat proporsional (proportionate stratified random sampling). Data dikumpulkan melalui, wawancara, kuesioner dan studi pustaka. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu mengedit dan mengkode data yang kemudian ditabulasikan.
Hasil pengolahan data, menunjukan bahwa unsur grafis dalam pemberitaan seputar Persib Bandung menarik dan sesuai walaupun ada beberapa responden yang memberikan penilaian lain, nilai berita dalam pemberitaan seputar Persib Bandung banyak responden memberikan penilaiaan aktual, faktual, menarik dan sangat dekat. Sedangkan isi berita dalam pemberitaan seputar Persib Bandung menunjukan objektif, jelas serta lengkap dalam setiap isi berita yang disampaikan. Pada frekuensi penyajian pemberitaan seputar Persib Bandung, responden memberikan penilaian sering dan banyak pemberitaan seputar Persib Bandung terdapat di Harian Umum Galamedia.
Setelah melihat hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa tanggapan kelompok suporter Persib Bandung “Viking” terhadap pemberitaan seputar Persib Bandung di Harian Umum Galamedia sebagai pemberitaan yang baik dan dapat menarik perhatian kelompok suporter “viking”.
Saran, bagi PT. Galamedia Bandung Perkasa agar hendaknya dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas penyajian pemberitaan seputar Persib Bandung.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Penelitian
Media Massa (Mass Media) merupakan channel of mass communication, yakni saluran, alat atau sarana yang dipergunakan dalam proses komunikasi massa. Komunikasi massa sendiri artinya penyampaian pesan, gagasan, atau informasi yang ditujukan kepada orang banyak (massa, publik). Adapun karakteristik media massa itu sendiri meliputi :
1.Publisitas, disebarluaskan kepada khalayak.
2.Universalitas, pesannya bersifat umum.
3.Perioditas, tetap atau berkala.
4.Kontinuitas, berkesinambungan.
5.Aktualitas, berisi hal-hal baru.
(Romly, 2003 : 5)

Tanggapan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Pada Isi Berita Tentang Perusahaannya Dari

ABSTRAK

Tanggapan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Pada Isi Berita Tentang Perusahaannya Dari Media Cetak
Di Bandung

Penelitian ini ditulis oleh Furi Sudaryanti, dengan pembimbing utama Ibu
Dr. Atie Rachmiatie. Dra. M.Si dan Ibu Melly Maulin P. S.Sos sebagai pembimbing ke dua. Judul penelitian ini adalah Tanggapan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Pada Isi Berita Tentang Perusahaannya dari Media Cetak di Bandung.
Tujuan dari dilaksanakan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan humas PT. PLN (Persero) DJBB mengenai pemberitaan tentang perusahaanya, tanggapan humas PT. PLN (Persero) DJBB mengenai penyajian berita, dan tanggapan humas PT. PLN (Persero) DJBB mengenai pemanfaatan guntingan berita.
Metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode penelitian survey deskriptif, sedangkan dalam pengumpulan data penelitian penulis menggunakan angket, wawancara dan studi literatur. Sampel dari penelitian ini seluruh jumlah karyawan PT. PLN bagian humas, jumlah banyaknya sampel dalam penelitian ini adalah 12 orang karyawan
Kesimpulan dari penelitian yang dilaksanakan oleh penulis menunjukkan bahwa berita tentang perusahaan dari publik eksternal sangat bermanfaat karena dapat membantu para karyawan bagian humas dalam mendapatkan informasi-informasi terbaru tentang perusahaannya, sehingga dapat membuat karyawan meningkatkan kinerja kerjanya. Sedangkan penyajian berita, pihak humas mampu dan mengerti terhadap istilah-istilah yang digunakan. Dan mengenai pemanfaatan guntingan berita, pihak humas sangat terbantu sekali akan keberadaannya.
Saran penulis setelah melaksanakan penelitian ini sebaiknya pihak humas lebih mempelajari istilah dan bahasa yang ada pada berita selain itu pihak humas pun harus mampu membantu top manajeman dalam mengambil keputusan dan kebijakan.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Komunikasi merupakan salah satu proses sosial yang sangat mendasar dan vital dalam kehidupan manusia, mendasar karena setiap orang dalam kehidupanya selalu berkeinginan untuk mempertahankan suatu persetujuan mengenai berbagai aturan sosial melalui komunikasi. Komunikasi berlangsung untuk menjalin hubungan antar individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.

PERSEPSI TARGET AUDIENCE TERHADAP BRAND IMAGE DALAM IKLAN YANG MENGGUNAKAN CELEBRITY ENDORSER

abstraks:

Penelitian ini di latarbelakangi oleh gencarnya penggunaan celebrity endorser di berbagai iklan. Keberhasilan upaya membangun brand image ini sangat ditentukan oleh persepsi konsumen terhadap selebriti yang menjadi icon produk tersebut. Dengan dipersepsikannya seorang celebrity endorser secara positif oleh masyarakat, diharapkan positif pula brand image yang terbentuk di benak konsumen. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan munculnya brand image dalam pikiran konsumen yang tidak relevan dengan persepsinya terhadap celebrity endorser. Dengan kata lain, tidak selamanya seorang celebrity endorser dalam iklan dapat membangun brand image yang relevan dalam benak konsumen, seperti yang diinginkan pengiklan.
Dilatarbelakangi permasalahan tersebut, penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui persepsi target audience terhadap celebrity endorser dalam iklan sebuah produk baru.
Pada penelitian ini peneliti menguji relevansi atau kecocokan antara persepsi target audience terhadap celebrity endorser dengan persepsi target audience terhadap brand image produk baru.
Metode yang digunakan adalah wawancara mendalam (in-depth interview) dan didukung oleh studi pustaka yang relevan dengan penelitian. Penelitian ini menggunakan desain studi Fenomenologi. Dalam fenomenologi peneliti menempatkan diri di posisi orang yang diteliti untuk memahami suatu fenomena dari sudut pandang mereka.
Penelitian ini menggunakan Analisis Tematik, dimana berdasarkan transkrip wawancara informan, diperoleh kata-kata kunci yang kemudian dikelompokan ke dalam tema-tema tertentu. Adapun tema-tema tersebut diperoleh dari kerangka konsep yang dipakai sebagai panduan penelitian yaitu DAGMAR Approach, Teori Persepsi, dan Model VISCAP.

BAB I
PENDAHULUAN

1. 1. Latar Belakang Permasalahan

Keberadaan selebriti atau orang – orang terkenal memberi dampak dalam berbagai segi kehidupan manusia, dari waktu ke waktu. Popularitas selebriti memang tak dapat dipungkiri menjadi suatu fenomena tersendiri karena menjadi salah satu fokus publisitas di berbagai media cetak dan media elektronik, dan bahkan kehidupan pribadinya sangat ditunggu para insan pers sebagai headline berita.

PERANAN MEDIA KOMUNIKASI (RADIO SWASTA) DALAM MENINGKATKAN TINGKAT KEPEDULIAN MASYARAKAT DI KOTAMADYA YOGYAKARTA

abstraks:

Sepintas lalu, hubungan lingkungan hidup dengan komunikasi mungkin tidak nampak. Namun kalau dipikirkan secara lebih mendalam, lingkungan hidup sebenarnya merupakan konsep yang sangat relevan bagi komunikasi ditinjau dari berbagai segi.

Pertama, dipandang dari segi luas, komunikasi hanya berarti dalam konteks lingkungan hidup. Pada intinya.

STRATEGI MEMENANGKAN PERSAINGAN DALAM PEMASARAN SURAT KABAR HARIAN DI MAKASSAR

abstraks:

HADAWIAH. Strategi Memenangkan persaingan Dalam Pemasaran Surat Kabar Harian di Makassar Kasus Fajar, Tribun Timur dan Pedoman Rakyat. (Dibimbing oleh Dr. Abd. Rahman Kadir, SE, Msi dan Drs. Edy Soejono, MA)

Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) Mengkaji strategi pemasaran yang digunakan oleh harian Fajar, Tribun Timur dan Pedoman Rakyat dalam memenangkan strategi persaingannya. (2) Mengkaji bauran pemasaran yang dilakukan oleh Harian Fajar, Tribun Timur dan Pedoman Rakyat dalam mempertahkan pasarnya.
Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara langsung, observasi dan data dianalisa secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, ketiga surat kabar ini melakukan persaingannya dalam pemasarannya sangat berdampak pada peningkatan oplah, Harian Fajar mengalami perkembangan fluktuatif, Tribun Timur mengalami kenaikan yang signifikan dan Pedoman Rakyat mengalami penurunan drastic. Kedua, strategi dari marketing mix (produk, harga, distribusi dan promosi) ketiga surat kabar ini masing-masing mempunyai strategi sendiri-sendiri yang berbeda dalam pelaksanaanya. Ketiga, dalam pelaksanaan strategi pemasaran dan bauran pemasaran yang digunakan ternyata ada diantaranya (Pedoman Rakyat) belum mampu memenuhi tujuan perusahaan dalam mencapai tujuan pemasarannya.

HADAWIAH, The strategy for winning competition in marketing of newspaper in Makassar, case study : Fajar, Tribun Timur and Pedoman Rakyat (Under the supervision of Rahman Kadir and Edy Soejono)

ANALISIS KONEKSITAS KOMUNIKASI ORGANISASI KAWASAN PENGEMBANGAN EKONOMI TERPADU PAREPARE TERHADAP PERCEPATAN PEMBANGUNAN EKONOMI

abstraks:

ANALYSIS OF THE ORGANIZATION COMMUNICATION INTERCONNECTION
OF THE INTEGRATED ECONOMIC DEVELOPMENT AREA IN PAREPARE
TOWARD THE ACCELERATION OF HINTERLAND AREA
ECONOMIC DEVELOPMENT
YUNUS BUSA

ABSTRAK
YUNUS BUSA, 2005. Thesis: Analisis Koneksitas Komunikasi Organisasi Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu Parepare terhadap Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Hinterland (komisi penasihat adalah Dr. Ir. Roland A. Barkey dan Drs. A. R. Bulaeng, M.S.).
Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksplanatoris dengan pendekatan deskriptif assosiatif. Bertujuan untuk mengetahui hubungan/pengaruh Koneksitas Komunikasi Organisasi KAPET Parepare terhadap Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Hinterland.
Populasi penelitian adalah seluruh pimpinan dan staf Badan Pengelola (BP) dan karyawan KAPET Parepare yang berjumlah 38 orang, serta pejabat terkait pada masing-masing daerah hinterland, yaitu Kota Parepare, Kabupaten Barru, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidrap, dan Kabupaten Enrekang yang berjumlah 20 orang. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah keseluruhan populasi.
Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket tentang Koneksitas, yang meliputi Koordinasi, Sosialisasi, Sinergis, dan Evaluasi, serta Percepatan Pembangunan Ekonomi Daerah Hinterland KAPET Parepare. Skor angket yang telah diisi responden mengungkapkan bahwa skor maksimum untuk setiap variabel Koneksitas dan Percepatan Pembangunan Ekonomi KAPET Parepare adalah 27 dan skor minimum adalah 9.
Hasil pengujian analisis regresi diperoleh persamaan regresi Y atas X adalah Y = – 1,496 + 0,329 X1 + 0,644 X2 + 0,144 X3 – 0,172 X4. Dari estimasi persamaan regresi tersebut menunjukkan bahwa variabel Koneksitas yang paling berpengaruh terhadap Percepatan Pembangunan Ekonomi KAPET Parepare adalah variabel Sosialisasi, sedangkan yang tidak berpengaruh secara signifikan adalah variabel Evaluasi.
Selanjutnya analisis korelasi mengungkapkan bahwa terdapat korelasi atau hubungan yang kuat antara Koneksitas dengan Percepatan Pembangunan Ekonomi KAPET Parepare, yakni sebesar 0,754. Sedangkan Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel Koneksitas mempengaruhi variabel Percepatan Pembangunan Ekonomi KAPET Parepare sebesar 0,569 atau 56,90%. Adapun sisanya sebesar 43,10% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini.

YUNUS BUSA, 2005.

PESAN KOMUNIKASI POLITIK ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR) DALAM GERAKAN DEMOKRASI DI INDONESIA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KALANGAN NAHD

abstraks:

PESAN KOMUNIKASI POLITIK ABDURRAHMAN WAHID (GUS DUR) DALAM GERAKAN DEMOKRASI DI INDONESIA DAN PENGARUHNYA TERHADAP KALANGAN NAHDLIYIN DI SAMARINDA
THE MESSAGE OF COMMUNICATION POLITIC BY GUS DUR
FOR DEMOCRACY MOVEMENT IN INDONESIA AND THE IMPACT
OF NAHDLIYIN ORGANIZATION IN SAMARINDA
ZAINAL ILMI

ABSTRAK

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN TELEPON SELULER DI MAKASSAR

abstraks:

Irham Bijaksana, factors influencing consumers’ behavior in purchasing cellular phones in Makassar ( Measuring the efectiveness of advertisement on tele printed media) (Supervised by A.Rahman Kadir and Muhammad Akbar)

This research aims at : 1. Analyzing influencing factors that are related to consumers’ behavior in purchasing mobile phones of particular brand. 2. Analyzing effective advertisement of press media in changing behavior in purchasing cellular phone.

This research is an explanatory survey or hypothesis experiment to expland the influence of two variables. The methodology used in this research is qualitative methd to calculate and measure research variables that futher analyzed statistically.

The research shows that factors influecing behaviors, namely advertisement (X1) has real and significant influencing in where there is correlation between advertisement and behavior, shop (X2) has real and significant influence, in which there is correlation between shop and purchasing behavior, direct selling (X3) does not have real and significant influence to purshasing behavior, where there is no correlation between direct selling and puchasing behavior because promotion is not optimal bay direct selling, media (X4) has real and significant influence and correlated with purchasing behavior. Last but not least is people (X5) which has no significant influence because of the lack of information from friend, best friend, family, etc and because the information is not reliable to the people. After testing those five variables, it was obtained that 47.7% influences consumers’ purchasing behavior and 52.3% is out of scope of research. Effective advertisement is not only measured by the selling number of one product. However there are six elements in measuring the effectiveness of advertisement, which are memory, persuasive, communication, step by step, brand appearance and direct response.

Irham Bijaksana, Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian telepon seluler di Makassar (Suatu uji kemampuan iklan media cetak).

SKRIPSI ILMU KOMPUTER

Aug 7, 2008   //   by joseph   //   Blog  //  9 Comments

PERANCANGAN WEB DINAMIS PADA LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LPM) UNIVERSITAS NEGERI PADANG DENGAN MENGGUNAKAN SKRIP PHP

abstraks:

perancangan web ini yaitu memenuhi kebutuhan pemakai sistem/user mengenai gambaran yang jelas tentang rancangan sistem yang akan dibuat serta diimplementasikan. Perancangan sistem diharapkan dapat menghasilkan suatu laporan yang berisi tentang spesifikasi teknis dari bentuk-bentuk keluaran dan masukan, perangkat lunak dan keras yang berfungsi sebagai sarana pengolah data dan sekaligus penyaji informasi yang dibutuhkan.
Sesuai permasalahan di atas, pembahasan perancangan website ini bertujuan untuk menciptakan website yang menarik, cantik, rapi dan seimbang, sehingga enak dilihat dan mudah dibaca serta halaman tidak terlihat monoton dan membosankan.
PHP adalah bahasa scripting open source yang ditulis menggunakan sintaks bahasa C, Java dan Perl yang sederhana dan mudah dipelajari. PHP adalah singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor (Pengantar PHP, Abdul Kadir). Skript PHP menyatu dengan file HTML, dieksekusi dan bekerja di komputer server (server side). Secara khusus, PHP dirancang untuk membentuk web dinamis, artinya ia dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya dapat menampilkan isi database ke halaman web.
PHP pertama kali diperkenalkan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 untuk keperluan dinamisasi web site pribadinya. Saat ini, PHP sudah berkembang seiring dengan sambutan komunitas open source di internet. PHP juga memenuhi kebutuhan bahasa scripting server side yang sederhana, kuat, dan memiliki konektivitas dengan beragam database server.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul
Istilah internet sudah tak asing lagi bagi masyarakat umum apalagi masyarakat pendidikan. Banyak kalangan bisnis, agen-agen pemerintah, universitas, organisasi komersil serta masyarakat umum yang memanfaatkan jasa internet untuk usaha mereka, karena dinilai lebih efesien dan murah dalam mendapatkan informasi global dan penyebaran informasi tentang instansi/perusahaan mereka.

Perbandingan Antara Metode Kohonen Neural Network Dengan Metode Learning Vector Quantization Pada Pengenalan Pola Tandatangan

abstraks:

Pengenalan pola tandatangan dimaksudkan agar komputer dapat mengenali tandatangan dengan cara mengkonversi gambar, baik yang dicetak ataupun ditulis tangan ke dalam kode. Metode yang dipilih dalam pengenalan pola tandatangan ini adalah metode pembelajaran Kohonen Neural Network(Kohonen) dan Learning Vector Quantization(LVQ).
Metode Kohonen mengambil bobot awal secara acak, kemudian bobot tersebut di-update hingga dapat mengklasifikasikan diri sejumlah kelas yang diinginkan. Pada metode LVQ bobot awal di-update dengan menggunakan pola-pola yang sudah ada. Dalam penelitian ini, diberikan hasil pengamatan dan perbandingan tentang tingkat keakuratan dan waktu yang dibutuhkan dalam proses pembelajaran pada metode Kohonen dan LVQ menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 6.0 Enterprise Edition.
Adapun hasil yang didapat, metode LVQ memiliki rata-rata tingkat keakuratan yang lebih tinggi (93.80%) dari metode Kohonen (83.59%) dalam mengklasifikasikan tandatangan. Hal ini disebabkan proses update faktor pembobot yang menggunakan banyak pola untuk proses pelatihan dibandingkan metode Kohonen yang bobot awalnya diambil secara acak.
Proses pembelajaran menggunakan metode LVQ memerlukan waktu yang relatif lebih lama daripada metode Kohonen. Pada pembelajaran menggunakan pola dengan resolusi 100×100 metode LVQ membutuhkan waktu 7 detik, sedangkan metode Kohonen hanya memerlukan waktu 2 detik

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

WATERMARKING PADA CITRA DIGITAL

abstraks:

Saat ini media digital, seperti video, audio,dan gambar, telah menggantikan peran media analog dalam berbagai aplikasi.Keberhasilan dari penerapan media digital ini disebabkan karena beberapa kelebihan yang dimiliki media digital, seperti penyalinan yang sempurna, dan kemudahan untuk melakukan pengeditan. Di samping semua kelebihan yang dimiliki media digital seperti yang telah dipaparkan, terdapat kelemahan dari penggunaan media digital. Masalah terbesar adalah mengenai hak intelektual (hak cipta) dari suatu media digital.
Pada citra digital, mata tidak bisa membedakan apakah citra tersebut disisipi watermark atau tidak. Sehingga pada teknologi ini dikenal suatu persyaratan bahwa watermark haruslah imperceptible atau tidak terdeteksi oleh indera penglihatan (human visual system / HVS) atau indera pendengaran (human auditory system / HAS).
Watermarking adalah proses menambahkan kode secara permanen ke dalam data digital. Selain itu tidak merusak produk digital yang akan dilindungi, kode yang disisipkan harus memiliki ketahanan (robustness) dari berbagai pemrosesan lebih lanjut seperti pengubahan, transformasi geometri, kompresi, enskripsi dan sebagainya, sifat robustness berarti data Watermark tidak terhapus akibat pemprosesan lebih lanjut. Selama ini penggandaan atas produk digital tersebut dilakukan secara bebas dan leluasa. Pemegang hak cipta atas produk digital tersebut merasa dirugikan dari usaha penggandaan tersebut. Watermarking merupakan satu solusi untuk menangani masalah dampak negatif bagi usaha-usaha perlindungan hak cipta atas media digital

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Watermarking adalah proses menambahkan kode secara permanen ke dalam data digital. Selain itu tidak merusak produk digital yang akan dilindungi, kode yang disisipkan harus memiliki ketahanan (robustness) dari berbagai pemrosesan lebih lanjut seperti pengubahan, transformasi geometri, kompresi, enskripsi dan sebagainya, sifat robustness berarti data Watermark tidak terhapus akibat pemprosesan lebih lanjut.

APLIKASI ANALISIS RISIKO INVESTASI REKSADANA SAHAM INDONESIA

ABSTRACT

Aplication Risk Analysis Investment Indonesian Mutual Funds
With Sharpe Ratio and Treynor Ratio Method

By
Isra Afriani
05/190386/EPA/00580

Mutual Fund is a company collecting the society fund, furthermore investing in portofolio stock by Investment Manager. Based on investment instrument, mutual funds are divided into four parts, Money Market Funds, Taxable Bonds Funds, Common Stock Funds as soon as Stock and Bonds Funds. Mutual funds have various risk and return characteristic.
In this Research, the mutual funds which is selected is Common Stock Funds, because Common Stock Funds gives potential capital gain investment value, such as risk guaranteed. The Method of measuring a mutual funds in performance by using the risk and return, can use Sharpe Ratio and Treynor Ratio methods.
Aplication Risk Analysis Indonesian Mutual Funds measures the performance of mutual funds company using the monthly historical performance record from January 2004 until December 2006 with the historical rate IHSG and rate SBI. The result of historical performance for comparison Sharpe Ratio and Treynor Ratio sorted from high to low is Schroder Dana Prestasi Plus for Sharpe Ratio and TRIM Kapital for Treynor Ratio. Performance mutual funds can be camparison by average weight for stock based on Sharpe Ratio and Treynor Ratio methods.

Key Word : Mutual Funds, Visual Basic 6.0, Portofolio Return, Sharpe Ratio, Treynor Ratio

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi dan informasi memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi di Indonesia, diantaranya mampu melakukan perhitungan yang berkaitan dengan investasi. Hal ini memberikan kemudahan kepada investor dalam melakukan analisis sesuai kebutuhannya.
Alternatif investasi yang menarik dengan tingkat risiko terukur dan memberikan tingkat return yang cukup tinggi dengan modal terbatas, yaitu reksa dana (mutual funds).

Analisis Sistem Informasi dalam Jasa Pengiriman Barang pada PT. ASPAC Dirgantara Padang

abstraks:

Perkembangan teknologi komputer yang semakin tinggi memungkinkan berbagai pembuatan aplikasi yang tidak mungkin sebelumnya. Hal ini memperluas pemanfaatan komputer. Komputer merupakan alat bantu manusia yang dewasa ini memegang peranan penting dalam berbagai aspek kehidupan baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, bisnis, maupun teknologi. Dengan menggunakan sistem yang berbasis komputer akan memperoleh keuntungan seperti informasi yang dihasilkan semakin berkualitas dan tepat waktu, efisien, kinerja meningkat dan pelayanan pun lebih baik lagi. Dengan adanya perkembangan teknologi komputer maka perusahaan memakai teknologi komputer sebagai pengolah data untuk menghasilkan informasi.
Barang atau benda adalah kebutuhan yang paling utama dan berbagai usaha dilakukan untuk memenuhinya. Usaha tersebut antara lain adalah melakukan jual beli, melakukan pertukaran barang, dan melakukan hubungan sosial yaitu dengan mengirim suatu barang oleh suatu individu, perusahaan dan kelompok sosial.
Melihat hal di atas timbul suatu persoalan atau masalah dalam alat yang akan melakukan pengiriman tersebut, maka dikenal suatu nama pengiriman paket. Paket terfokus pada masalah pengiriman barang makanan, pakaian atau barang tertentu.
PT. Aspak Dirgantara Padang merupakan salah satu perusahaan swasta yang melakukan proses pengiriman paket yang berbentuk barang. Seperti diketahui saat ini kemajuan teknologi meningkat membawa dampak kepada kehidupan, yang mana timbul suatu IPTEK yang menciptakan suatu data yang akurat, cepat, efektif dan efisian dalam pengiriman paket. Pada PT. Aspak Dirgantara Padang bersaing dengan yang lainnya untuk mendapat posisi pasar, yang mana sudah ada tapi belum optimal, sehingga diperlukan pengembangan.
Bertitik tolak dari masalah di atas maka diperlukan suatu pengolahan data yang lebih tepat dan cepat sampai ke penerima. Dalam pengiriman barang yang berbentuk paket dirasa perlu untuk mengembangkan dalam bentuk penulisan dengan judul “ANALISIS SISTEM INFORMASI DALAM JASA PENGIRIMAN BARANG PADA PT. ASPAC DIRGANTARA PADANG”

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Aplikasi Penyewaan Video Secara Online

abstraks:

With many new technological advances, the needs for computational processing in video rental business are indeed increasing. One of Oranje’s needs is to integrate all of rental data in all branches into one single system and database. Another reason behind the development of this application is to solve the problems faced by the current system which are performance degradation caused by the increased amount of video data and data complexity.
Online Video Rental Application, the solution for the above problems, is a web based application which is designed with client-server architecture to handle the process of storing video data. It has many advantages such as online rental processing, integrated rental system between branches, as well as automatic report generation.
The system is built under Java technology using JSP as the frond end, J2SDK1.4 as a Java compiler that produces JavaBean and MySQL Server for database. In order to build a web based system in a Java programming environment, JSP is used.
Finally, the system has managed to overcome the online rental data monitoring and storing difficulties as well as offering many advantages such as faster and more accurate report generating, online access to change/request status, and automatic email notification. The system as a whole has increased the performance of data processing significantly compared to the current system. Now, with this new system a member from one of the branch of this rental can be recognized as member of Oranje Video Rental in all branches, with this integrated system, the member can borrow some video and returned them in all Oranje’s branches.
References: 21 (1994 – 2003)

1.1. Latar Belakang
Oranje Video Rental merupakan salah satu badan usaha yang melakukan kegiatan usaha dibidang penyewaan dan penjualan video. Dalam melakukan kegiatan operasional sehari-harinya mulai dari proses pendaftaran member rental, pengelolaan, pencatatan, sampai dengan pembayaran transaksi penyewaan Video sudah dilakukan secara komputerisasi. Sistem inilah yang telah dipakai selama hampir setahun dan telah menunjang aktifitas pengelolaan data member dan video yang diperlukan bagi pihak manajemen untuk bisa memberikan informasi bisnis rental yang sedang berjalan.

ANALISIS IMPLEMENTASI SINGLE SIGN ON JOSSO DENGAN CREDENTIAL STORE MENGGUNAKAN SISTEM DIREKTORI DAN SISTEM DATABASE PADA I

abstraks:

ANALISIS IMPLEMENTASI SINGLE SIGN ON JOSSO DENGAN CREDENTIAL STORE MENGGUNAKAN SISTEM DIREKTORI DAN SISTEM DATABASE PADA INTEGRASI SISTEM UPORTAL DAN SISTEM EMAIL

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecepatan akses sistem single sign on dengan menggunakan credential store sistem direktori dan sistem database. Pengujian dilakukan dengan menggunakan web stress test “openload” yang dibagi dua tahap; tahap pertama, masing-masing sistem diberikan data credential sebanyak 1.000 dan 10.000 record dan diuji koneksi tanpa ada batasan koneksi. Kemudian tahap kedua, masing-masing sistem diberikan data credential sebanyak 10.000 dan kemudian diuji koneksi dengan batasan bandwidth 128 kbps, 512 kbps dan 1024 kbps. Pada pengujian pertama tidak menunjukkan perbedaan kecepatan akses yang signifikan, namun pada pengujian kedua, terlihat perbedaan yang signifikan antara kedua sistem. Sistem yang terbaik adalah sistem yang menggunakan credential store sistem database.

Bab I
Pendahuluan

1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi komputer dewasa ini sangat pesat, terlebih lagi ketika ditemukannya teknologi jaringan komputer dan internet. Kebutuhan akan layanan komunikasi data semakin banyak karena semakin banyak pula yang dapat terpenuhi dengan adanya teknologi ini. Seiring dengan perkembangan internet, banyak dibangun sistem yang bersifat real-time dan online, yang memungkinkan seseorang dapat mengaksesnya dari mana saja dan mendapatkan informasi terkini.

IMPLEMENTASI JAVA MEDIA FRAMEWORK API PADA MULTIMEDIA STREAMING

abstraks:

Implementasi ini menggunakan JMF(Java Media Framework) API 2.1.1 e serta sebuah webcam yang digunakan sebagai sistem broadcast. idenya adalah gambar yang ditangkap webcam akan ditransmit ke klien yang membutuhkan. pada softwarenya juga terdapat opsi untuk menentuka kualitas gambar dan suara yang di transmit tergantung bandwidth yang tersedia.

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Sekarang ini perkembangan dunia Teknologi Informasi (TI) telah berkembang pesat salah satunya dalam hal bahasa pemrograman. Ada beberapa bahasa pemrograman, salah satunya adalah Java yang sudah tidak di ragukan lagi perannya dalam perkembangan TI.

Sistem Informasi Service Kenderaan

abstraks:

Perkembangan teknologi komputer dan teknologi dan ilmu pengetahuan dimasa sekarang ini sangant cepat seiring dengan penemuan-penemuan baru yang berguna dalam mengembangkan teknologi dan ilmu pengetahuan. Perkembangan tersebut sangat mempengaruhi kinerja dari setiap perusahaan dalam mengantisipasi dan menangani segala permasalahan-permasalahan yang timbul dan mencari solusinya.
Menurut perkembangan sistem informasi yang sedang berkembang saat sekarang ini, PT.CAPELLA sebagai perusahaan yang bergerak dalam kegiatan service dan perawatan mobil, sangat membutuhkan sistem informasi yang berbasis komputer yang dapat membantu memproses pengolahan data dan menjadikannya sebagai informasi yang berguna.
Untuk itu penulis mencoba merancang suatu sistem informasi berbasis komputer pada PT.CAPELLA medan dengan maksud dapat membantu dalam hal menangani permasalahan-permasalahan service dan perawatan mobil. Sistem yang dirancang ini dapat menjadi media penginputan data-data di PT.CAPELLA medan khususnya data-data pada sistem informasi service mobil. Yaitu data mobil, data service , data bayar. Selain dari penginputan data, juga dapat menghasilkan output sebagai laporan-laporan yang dibutuhkan oleh PT.CAPELLA medan dalam hal service dan perawatan mobil, yaitu laporan data mobil, laporan data service dan laporan data pembayaran.

BAB I
PENDAHULUAN
I.1. Latar Belakang Masalah.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan dewasa ini berkembang sangat pesat dan perkembangan itu berlaku untuk bidang apa pun juga. Salah satu pokok dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu adalah komputer. komputer diciptakan tidak lain membantu manusia dalam menyelesaikan masalah yang rumit menjadi lebih mudah. Penggunaan komputer sekarang ini telah banyak digunakan oleh berbagai instansi pemerintah maupun swasta.

Sistem Informasi Keuangan di APEI (Asosiasi Profesionalis Elektrikal Indonesia) Jawa Tengah dalam Jaringan Berbasis Wireless Lan

ABSTRAK

Laporan Tugas Akhir dengan judul “ Sistem Informasi Keuangan di APEI ( Asosiasi Profesionalis Elektrikal Indonesia) Jawa Tengah dalam Jaringan Berbasis Wireless Lan” ini telah diselesaikan pada bulan Juli 2006.
Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengimplementasikan suatu sistem informasi keuangan berbasis komputer yang dapat diandalkan, sehingga mampu menghasilkan informasi-informasi dan laporan-laporan yang lebih cepat, akurat dan relevan dengan kebutuhan.
Sumber dan jenis data yang digunakan diperoleh melalui studi lapangan dan studi kepustakaan. Diantaranya dengan melakukan observasi dan interview langsung pada obyek penelitian serta ditunjang dengan literatur-literatur yang sesuai. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif.Dari hasil penelitian yang telah penulis lakukan, ditemukan kendala-kendala dari sistem yang saat ini sedang berjalan, antara lain : keterlambatan penyampaian laporan dan informasi, seringnya terjadi kesalahan terhadap hasil pekerjaan, sulitnya mencari data yang masih diorganisir secara manual, waktu kerja yang berlebihan sebagai akibat dari proses yang tumpang tindih dan berulang-ulang, dan sebagainya. Keadaan seperti inilah yang mendorong penulis untuk membuat suatu sistem informasi pengelolaan data, khususnya pengelolaan data keuangan yang diawali dengan pengeluaran dan pemasukan dana. Sehingga sistem informasi ini nantinya diharapkan mampu mengatasi permasalahan-permasalahan diatas dan mengantisipasinya.

Kata Kunci : Sistem Informasi Keuangan

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Prototype Sistem Pengendali Peralatan Elektronik dan Monitoring Keamanan Gedung dari Bahaya Pencurian

abstraks:

Prototype Sistem Pengendali Peralatan Elektronik dan Monitoring Keamanan Gedung dari Bahaya Pencurian

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Penulisian Ilmiah dengan Judul ” PEMBUATAN WEB DENGAN INTERFACE YANG MENARIK DENGAN MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH”

abstraks:

Website ini berisi tentang jasa persewaan helicopter, isi dari website ini hanyalah merupakan suatu gambaran saja. Karena tujuan utama penulis bukanlah memberikan jasa persewaan helicopter yang sebenarnya, tetapi hanyalah memberikan gambaran penyajian pada sebuah website dengan interface yang menarik yang berisi tentang jasa persewaan helicopter.
Interface yang menarik sangat dibutuhkan pada suatu website, karena dengan interface yang menarik suatu website akan menjadi kegemaran para pengunjung atau dengan kata lain pengunjung akan senang untuk mengunjunginya.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

MEMBANGUN JARINGAN PC CLONING MENGGUNAKAN SOFTWARE WINCONNECT

A B S T R A K

Dengan berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi, telah memberi pengaruh yang signifikan bagi pengolahan data. Data dari satu ter¬minal sumber dapat ditransfer ke terminal lain melalui media transmisi. Transfer data dengan menggunakan transmisi elektronik biasa disebut dengan istilah komunikasi data ( data communication ) Dari sinilah berkembang teknologi yang disebut sebagai jaringan komputer.

PC Cloning, merupakan suatu konsep jaringan komputer yang menekankan pada proses komputasi disisi server dan sisi client yang berkinerja seminimal mungkin. Dengan PC Cloning, sisi client yang memiliki spesifikasi rendah dapat menjalankan semua aplikasi yang diinstal di server tanpa harus menginstal aplikasi yang bersangkutan di sisi client.
Skripsi ini membahas langkah-langkah penginstalan PC Cloning seperti instalasi software, konfigurasi sistem dan penerapannya dengan menggunakan software pihak ketiga yaitu Winconnect.

LANDASAN TEORITIS

Defenisi Komputer
Komputer berasal dari bahasa latin “computare” yang berarti menghitung. Dalam bahasa Inggrisnya “to compute”. Dengan demikian, maka definisi komputer dapat diartikan sebagai alat hitung.
Ditinjau dari segi elektronis dan logika, peralatan komputer dijalankan dan dikendalikan oleh komputer “penggerak elektronik” sehingga komputer tersebut memiliki kemampuan untuk menerima data, mengolah data dan kemudian memberikan hasil dari pengolahan data tersebut berupa data output.

IMT-2000 sebagai layanan telekomunikasi bergerak generasi ketiga

abstraks:

Permintaan untuk layanan komunikasi bergerak pada saat ini semakin lama dirasakan semakin bertambah Untuk dapat memenuhi tuntutan kebutuhan pengguna dimasa yang akan datang yang semakin berkembang, diperlukan sebuah standar global dalam bidang komunikasi bergerak. Saat ini spesifikasi dan standar bagi generasi ketiga dari teknologi wireless dikenal sebagai International Mobile Telecommunication-2000 (IMT-2000).
IMT-2000 yang akan memiliki bit rate 2 Mbps dan bekerja pada frekuensi 2 GHz nantinya diharapkan akan menjadi sistem yang dapat memenuhi layanan komunikasi bergerak pada tahun-tahun mendatang. Dalam Tugas Akhir ini akan dibahas mengenai keunggulan dan kekurangan sistem IMT-2000 dari sistem generasi kedua.

I.1. Latar Belakang Pemilihan Judul
Sekarang ini kebutuhan untuk berkomunikasi menjadi suatu hal yang sangat dibutuhkan bagi setiap orang. Kebutuhan akan pelayanan telekomunikasi akan semakin meningkat dikarenakan tuntutan kebutuhan pengguna dimasa depan yang semakin meningkat pula, namun yang pasti kebutuhan fasilitas suara masih merupakan kebutuhan yang utama bagi para pengguna jasa telekomunikasi.

MEMBANGUN APLIKASI LAYANAN PENGIRIMAN E-MAIL TO SMS DAN SMS TO E-MAIL BERBASIS SMS GATEWAY

abstraks:

Telephone technology cellular which can facilitate someone to communicate with others is it doesn’t matter to stays; one of facility from telephone cellular which many used to be the existing is SMS (Sort Message Service). The thing is enabled by various excellences and benefit owned by it, between it is excellence from the angle of expense and amenity its use in everyday life.
Development of telecommunications technology enables people to send and receives information from all over world. Through Internet network all information obtainable easily. One of technology that is very often applied that is electronic mail delivery (e-mail) what enables someone to send data from far place and didn’t take much time and cost which relative cheap.
Connects technology SMS and Email can facilitate someone in delivering and receiving Email.

Key Word: SMS(sort Message Service), Email (Electronic Mail),

SEMUA FILE TELAH DI UPLOAD DALAM BENTUK .DOC DAN DAPAT DI GUNAKAN DENGAN SEPERLUNYA ATAU UNTUK CONTOH PEMBUATAN SKRIPSI YANG AKAN ANDA BUAT SESUAI DENGAN JUDUL SKRIPSI DIATAS

Teknologi telepon seluler yang dapat memudahkan seseorang berkomunikasi dengan orang lain dimanapun berada, Salah satu fasilitas dari telepon seluler yang banyak dipakai saat ini adalah SMS (Sort Message Service). Hal tersebut dimungkinkan karena berbagai keunggulan dan manfaat yang dimilikinya, diantaranya adalah keunggulan dari segi biaya dan kemudahan penggunaannya di dalam kehidupan sehari-hari.

jaringan VPN

abstraks:

Intranet menjadi sebuah komponen penting dalam sistem informasi perusahaan saat ini. Sebuah intranet adalah sebuah jaringan internal pada perusahaan yang menggunakan teknologi internet untuk komunikasi dan pembagian informasi. Akses internet saat ini juga sudah menjadi kebutuhan rutin bagi hampir sebagian besar perusahaan Internet yang memberikan suatu fenomena tersendiri bagi perusahaanperusahaan. Tingginya tingkat kebutuhan akan bisnis secara virtual dan elektronis serta akses internet ini mendorong kebutuhan akan bandwidth dan layanan yang lebih baik lagi dibandingkan yang sudah ada sekarang ini. Sehingga pelaku bisnis berusaha mencari layanan komunikasi yang handal, fleksibel, cepat, dengan harga yang murah untuk berbagai keperluan aplikasi yang mereka butuhkan.

Proposal
Tugas Akhir
Virtual Private Network
[VPN]

Diajukan untuk memenuhi syarat penyusunan
Tugas Akhir

Oleh

Bambang Wahyu Budiono
05 09 2001

PROGRAM STUDI
TEKNIK KOMPUTER
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI
POLITEKNIK NEGERI PADANG
2008
1. Latar Belakang

PENGGUNAAN ANALISIS SWOT DAN ANALISIS AHP UNTUK MENENTUKAN STRATEGI PEMASARAN PERUSAHAAN

abstraks:

CV. Pusat Pengolahan Kelapa terpadu adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang kecantikan, kesehatan, kerajinan. Yang bahan bakunya bersal dari minyak kelapa dan serabut serta batok kelapa. Perusahaan harus terus dapat eksis haruslah mempunyai strategi pemasaran yang tepat dan pas guna peningkatan pemasaran perusahaan dalam bidang pengembangan produk, permasalahan yang dihadapi adalah adanya persaingan bisnis yang ketat di pasaran dan belum adanya strategi pemasaran yang tepat untuk memenangkan persaingan di pasaran.
Menghadapi permasalahan tersebut maka perusahaan perlu merencanakan strategi pemasaran yang tepat beserta program-program kerjanya sehingga dapat mengantisipasi terhadap ancaman atau peluang yang akan muncul baik dari lingkungan internal maupun eksternal.

Persaingan didunia bisnis saat ini semakin meningkat dengan ketat, barang dan jasa yang ada di pasaran bisa memiliki keseragaman antara produk yang satu dengan produk yang lain. Hal ini dapat terjadi karena suatu produk yang sukses di pasar akan segera diikuti oleh para pesaing dengan menghasilkan produk yang sejenis dengan produk yang sukses tersebut, maka perlu adanya peningkatan didalam strategi pemasaran perusahaan agar tetap eksis di pasaran.

konversi mpeg ke wav dengan metode circle-down

abstraks:

annaconda

The Smallholder Rainfed Highland Farming Systems in steep and highland areas contain an agricultural population of more than 500 million. In most cases these are diversified mixed crop-livestock systems, which were traditionally oriented to subsistence and sustainable resource management. However, these days they are characterised by intense population pressure on the resources base, which is often quite poor – averaging 3.5 persons per cultivated ha, aggravated by heavy grazing pressure on the four-fifths of the land which is not cultivated.

Sistem Keamanan email

abstraks:

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
E-mail sudah digunakan orang sejak awal terbentuknya internet pada sekitar tahun 1969 dan merupakan salah satu fasilitas yang ada pada saat itu. Sesuai dengan perkembangan internet, penggunaan email ini juga semakin membesar walaupun pada saat ini persentasinya sudah turun karena adanya sebuah fasilitas baru di internet yang dikenal sebagai Web. Salah satu alasan kenapa email dipakai orang karena memberikan cara yang mudah dan cepat dalam mengirimkan sebuah informasi. Selain itu dengan email dapat juga informasi yang ukurannya kecil sampai ke file yang ukurannya besar.

Kerahasiaan email terancam bukan oleh para hacker, melainkan para system administrator sendiri. Para system administrator terkadang bosan tidak tahu apa yang harus dikerjakan selain membaca-baca email orang. Mereka dapat melakukannya tanpa sedikit pun meninggalkan jejak. Cara mengatasi hal ini adalah dengan mengenkripsi email anda. GNU Privacy Guard (GnuPG, atau GPG) adalah sistem enkripsi key public. Program ini di instal pada semua mesin DICE Linux.

Web Dinamis Untuk Penjualan Furniture Antik pada PT.Barat Art Furniture Solo

ABSTRAK

Dunia bisnis dan perdagangan di Indonesia semakin lama semakin berkembang, terlebih lagi dengan era globalisasi yang akan dimasuki baik lingkup regional maupun internasional. Efisiensi dan efektifitas dalam suatu bisnis mutlak menjadi basis daya saing yang tinggi, dengan demikian perdagangan yang masih menggunakan cara konvensional tidak dapat bersaing, salah satu cara untuk memenuhi tingkat efisiensi dan efektivitas tersebut adalah penerapan sebuah konsep pertukaran informasi dan data yang dikenal dengan nama electronic commerce ke dalam sebuah sistem aplikasi berbasis web.
Pelaksanaan Tugas Akhir ini telah membangun web dinamis untuk penjualan furniture pada PT. Barata Art Furniture, dimaksudkan untuk membuka pasar baru di dunia maya dengan tujuan untuk memperluas jangkauan pemasaran sehingga dapat meningkatkan angka penjualan. Dengan sistem ini pengguna dimana saja diseluruh pelosok dunia dapat melakukan pembelian secara online lewat sebuah halaman web kapan saja tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.
Dalam pembangunan sistem ini penulis memakai perangkat lunak yang berhubungan dengan pembuatan web, yaitu : Drumbeat ASP 2000, ODBC (Open Database Connectivity), ASP (Active Server Pages), PWS (Personal Web Server), dan HTML (Hypertext Markup Language) sebagai bahasa pemrograman, Microsoft Access sebagai databasenya, untuk menampilkan program tersebut menggunakan browser internet ekplorer yang terdapat pada Microsoft.

ABSTRAK

Dunia bisnis dan perdagangan di Indonesia semakin lama semakin berkembang, terlebih lagi dengan era globalisasi yang akan dimasuki baik lingkup regional maupun internasional. Efisiensi dan efektifitas dalam suatu bisnis mutlak menjadi basis daya saing yang tinggi, dengan demikian perdagangan yang masih menggunakan cara konvensional tidak dapat bersaing, salah satu cara untuk memenuhi tingkat efisiensi dan efektivitas tersebut adalah penerapan sebuah konsep pertukaran informasi dan data yang dikenal dengan nama electronic commerce ke dalam sebuah sistem aplikasi berbasis web.

PENGEMBANGAN SISTEM DIAGNOSTIK KESEHATAN IBU TERHADAP JANIN SELAMA KEHAMILAN BERBASISKAN FUZZY

abstraks:

merancang suatu sistem diagnostik untuk kesehatan ibu terhadap janin selama kehamilan dan mampu menjembatani dalam hal pertukaran informasi kesehatan antara pengguna dengan sumber sehingga dapat digunakan tanpa ada rasa sungkan/segan.

Semua calon orangtua menginginkan agar anaknya sehat dan normal ketika dilahirkan. Walaupun demikian 3% bayi dilahirkan dengan cacat bawaan yang serius karena berbagai faktor (Sloane, 1997).

RANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM KONTROL BARANG PADA SISTEM KERJA KONTRAKTOR MENGGUNAKAN MICROSOFT VISUAL BASIC 6.0

abstraks:

Produktivitas dalam dunia kerja menjadi tolak ukur dalam penyelesaian suatu pekerjaan. Oleh karena itu dibutuhkan sistem kerja yang dapat menunjang pencapaian produktivitas yang diinginkan. Sistem kerja ini dapat dibuat berdasarkan human base ataupun machine base (sistem komputerisasi). Akan tetapi dengan berkembangnya tekhnologi pada zaman sekarang ini sistem kerja berdasarkan human base sudah mulai ditinggalkan. Selain itu keterbatasan manusia untuk menjaga konsistensi dalam pengambilan keputusan yang tepat tanpa dipengaruhi oleh aspek fisik dan mental menjadikan sistem komputerisasi dianggap sebagai alternatif terbaik untuk mengurangi kesalahan manusia (human error) dalam menciptakan efesiensi dan efektifitas yang diharapkan. Sistem komputerisasi juga menawarkan perhitungan yang lebih valid dan cepat melalui algoritma program yang terstruktur dan sistematis serta memberikan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah baik secara kualitas maupun kuantitas.
Pihak-pihak yang berkepentingan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam suatu sistem kerja diharapkan dapat dengan mudah melakukan identifikasi, formulasi dan analisis terhadap kelangsungan suatu sistem kerja. Kemudahan-kemudahan ini bertujuan membuat kemampuan manajemen lebih optimal.

Bab 1 PENDAHULUAN
Bab 2 TINJAUAN PUSTAKA
Bab 3 METODOLOGI PENELITIAN
Bab 4 RANCANGAN DAN IMPLEMENTASI
Bab 5 HASIL DAN PEMBAHASAAN
Bab 6 KESIMPULAN DAN SARAN

Daftar Tabel
LAMPIRAN LISTING PROGRAM
LEMBAR PENGESAHAN
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN 1 ( Laporan Perancangan)

1.1 Latar Belakang

instalasi internat wireless menggunakan antena kaleng

abstraks:

Bahan:
1. 1 konektor chassis mount N-female
2. 4 pasang mur dan baut, atau sesuai kebutuhan
3. kabel tembaga 12 gauge secukupnya
4. 1 kaleng, diameter yang disarankan adalah 3 inchi atau 3 2/3 inchi

Bahan Tambahan
1. Kabel ‘pigtail’ (dengan konektor N-Male)
2. Kartu Wireles yang dapat dihubungkan ke ‘pigtail’

Perlengkapan:
1. Bor untuk melubangi kaleng, dapat diganti dengan palu dan paku
2. Solder

Cara Membuat:
1. Pilih kaleng yang ingin digunakan. Buka satu sisinya, habiskan isinya, cuci bersih termasuk labelnya.
2. Buat lubang di sisi kaleng anda. Usahakan agar lubang tepat dengan
3. ukuran konektornya.
4. Jarak lubang dari dasar kaleng tergantung diameter kaleng. Gunakan perhitungan di angka Lg/4 adalah jarak lubang dari dasar kaleng. Perhatikan bahwa angka ¾ Lg adalah tinggi kaleng yang diinginkan Pasang kabel pada konektor, gunakan solder.
5. Usahakan panjang kabel yang keluar dari konektor ke dalam kaleng mendekati 1.21 inchi. Sekarang pasang konektor N-female itu, pada lubang yang ada. Gunakan mur dan baut seperlunya, sebaiknya sisi yang dipasang mur menghadap keluar kaleng.
6. Hubungkan N-Male pada kabel ‘pigtail’ ke konektor N-Female
7. Hubungkan ‘pigtail’pada kartu wireles.
8. Antena siap digunakan, arahkan bagian terbuka pada ‘teman’ anda.

Bahan:
1. 1 konektor chassis mount N-female
2. 4 pasang mur dan baut, atau sesuai kebutuhan
3. kabel tembaga 12 gauge secukupnya
4. 1 kaleng, diameter yang disarankan adalah 3 inchi atau 3 2/3 inchi

Bahan Tambahan
1. Kabel ‘pigtail’ (dengan konektor N-Male)
2. Kartu Wireles yang dapat dihubungkan ke ‘pigtail’

Perlengkapan:
1. Bor untuk melubangi kaleng, dapat diganti dengan palu dan paku
2. Solder

Cara Membuat:
1. Pilih kaleng yang ingin digunakan. Buka satu sisinya, habiskan isinya, cuci bersih termasuk labelnya.

KOMPUTERISASI PENYEWAAN VCD FILM DI GAJAH DISCK YOGYAKARTA

abstraks:

Pengolahan data peminjaman vcd di persewaan Gajag Disc masih dilakukan secara manual, sehingga informasi yang dibutuhkan oleh pemakainya terasa lambat. Untuk mengatasi masalah lambatnya informasi tersebut, maka pihak persewan menginginkan diadakannya komputerisasi data peminjaman. Adapun data peminjaman yang pengolahannya akan dikomputerisasikan meliputi data karyawan, data cd, data pinjam, data peminjam, data kembali, data denda dan data rusak atau hilang. Sehingga pelayanan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah
Dewasa ini kebutuhan akan sarana hiburan semakin meningkat, salah satu bidang usaha yang mengelola sarana hiburan berupa persewaan vcd di Yogyakarta adalah Persewaan VCD Film di Gajah Disc Yogyakarta. Dengan meningkatnya konsumen yang membutuhkan pelayanan peminjaman vcd, maka makin banyak pula permasalahan yang timbul didalam memberikan pelayanan kepada konsumen. Karen system pelayanan yang diberikn oleh pihak pengelola sebagian besar dilakukan secara manual, sudah tentu cara tersebut tidak efisien baik dari segi tenaga maupun waktu.

PERANCANGAN DATA WAREHOUSE DALAM PENGOLAHAN DATA TRANSAKSI FRONT-OFFICE DI PT. BANK X

ABSTRAK

Perkembangan Teknologi Informasi memberikan imbas yang sangat besar terhadap berbagai aspek kehidupan. Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan menjadikan persaingan diantara aspek kehidupan menjadi kompetitif. Penerapan teknologi informasi dalam pengolahan data menjadi sebuah kebutuhan mendasar, tidak berlebihan jika dikatakan komputer merupakan kebutuhan primer untuk mendukung sistem pengolahan data dalam suatu perusahaan. Data yang diolah secara benar akan menjadi salah satu sumber informasi untuk menentukan langkah kerja yang lebih baik.
Data warehouse merupakan konsep dalam mengorganisasi data dari berbagai sumber data yang ada untuk keperluan analisis data. Data yang bersifat operasional berubah menjadi data yang bersifat informasional. Teknik pemodelan data secara dimensional mendukung proses analisis data atau dikenal dengan Online Analytical Processing (OLAP). Hasil pengumpulan dan analisis data ini diimplementasikan dalam bentuk program aplikasi perancangan data warehouse dalam pengolahan data aplikasi front-office, sehingga penyediaan informasi bagi para pengambil keputusan dapat lebih efektif dan efisien.

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Teknologi Informasi sekarang ini sangat dibutuhkan dalam banyak bidang, contohnya dalam sebuah perusahaan, Teknologi informasi dibutuhkan dalam mengolah, mengumpulkan dan menganalisa data, sehingga teknologi informasi sangat berperan penting dalam menganalisa hasil dan menentukan rencana kerja suatu perusahan.

perancangan dan implementasi sistem jaringan wlan berbasis server

abstraks:

perancangan sistem jaringan wlan berbasis server

kebutuhan akan informasi komunikasi sangat penting saat ini.Seiring dengan kemajuan tekhnologi informasi yang semakin canggih dengan perkembangannya yang semakin cepat tekhnologi yang berkembang sangat pesat saat ini adalah jaringan. untuk itu maka dibuat sebuah tulisan yang mungkin dapat menjawab sebuah pertanyaaan besar diatas. dalam dunia pendidikan sebuah sistem penunjang untuk mahasiswanya untuk itu diperlukan sebuah jaringan wi-fi dengan server sebgai penunjang.

KEAMANAN SISTEM INFORMASI EKSPLOITASI RPC PADA SISTEM OPERASI WINDOWS

abstraks:

Pada jaringan (network) terdapat berbagai macam protokol yang masing-masing memiliki
fungsi yang unik. Salah satunya adalah protokol Remote Procedure Call (RPC). Protokol
ini menyediakan suatu mekanisme komunikasi antar proses yang mengijinkan suatu program
untuk berjalan pada suatu komputer tanpa terasa adanya eksekusi kode pada sistem yang
jauh ( remote system ). Didalam protokol ini juga terdapat fungsi lain misalnya protokol
message, fitur RPC, dsb. Tiap-tiap fungsi ini terkandung pada tiga lapisan RPC yaitu
lapisan tertinggi, menengah, dan terendah. Tiap lapisan bersentuhan dengan bagian yang
berbeda pada sistem operasi. Implementasi protokol RPC meliputu sektor yang lebih kompleks,
mulai dari pemetaan port, bahasa yang digunakan pada pemprograman RPC dan
cara kerjanya.
Selain membahas mengenai protokol RPC, pada tugas kali ini akan dibahas mengenai
eksploitasi protokol RPC. Eksploitasi yang dimaksud adalah penyalahgunaan fungsi asli
protokol ini untuk kegiatan yang lain yang sifatnya merugikan pihak yang di remote.

Windows XP merupakan salah satu sistem operasi yang banyak digunakan dengan salah
satu keunggulannya yaitu user-friendly. Dibalik keunggulan tersebut, integritas sistem operasi
untuk berjalan pada aplikasi jaringan jauh tertinggal dibandingkan sistem operasi
lainnya seperti Linux atau Unix. Salah satu kelemahan sistem operasi ini yang banyak
digunakan para cracker dan juga hacker adalah protokol RPC ( Remote Procedure Call ).
RPC adalah suatu protokol yang menyediakan suatu mekanisme komunikasi antar proses

Visual Basic 6.0

abstraks:

Visual Basic 6 merupakan salah satu tool untuk pengembangan aplikasi yang
banyak diminati oleh orang. Di sini Visual Basic 6 menawarkan kemudahan dalam
pembuatan aplikasi dan dapat menggunakan komponen-komponen yang telah
disediakan. Untuk memulai Visual Basic 6 anda perlu menginstall Visual Basic 6.0.
Program ini biasanya dalam satu paket dengan Visual Studio 6.0.
Dengan menggunakan Visual Basic 6 kita bisa menghasilkan berbagai macam
jenis program. Dari aplikasi yang mengintegrasikan database, jaringan, office
automation, dan web application. Di sini kita akan membahasa dasar-dasar
pemrograman Visual Basic dengan sedikit tentang database.

Bab 1
Pengenalan Visual Basic 6

Visual Basic 6 merupakan salah satu tool untuk pengembangan aplikasi yang
banyak diminati oleh orang. Di sini Visual Basic 6 menawarkan kemudahan dalam
pembuatan aplikasi dan dapat menggunakan komponen-komponen yang telah
disediakan. Untuk memulai Visual Basic 6 anda perlu menginstall Visual Basic 6.0.
Program ini biasanya dalam satu paket dengan Visual Studio 6.0.
Dengan menggunakan Visual Basic 6 kita bisa menghasilkan berbagai macam
jenis program. Dari aplikasi yang mengintegrasikan database, jaringan, office

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDATAAN BIODATA MAHASISWA PADA FAKULTAS

abstraks:

Dalam era globalisasi dan teknologi dewasa ini, penggunaan komputer sebagai salah satu alat teknologi informasi sangat dibutuhkan keberadaannya hampir disetiap aspek kehidupan. Penggunaan perangkat komputer sebagai perangkat pendukung manajemen dan pengolahan data adalah sangat tepat dengan mempertimbangkan kuantitas dan kualitas data, dengan demikian penggunaan perangkat komputer dalam setiap informasi sangat mendukung sistem pengambilan keputusan. Dalam aktifitasnya membuat laporan pendataan mahasiswa Sub Bagian Pendidikan Fakultas MIPA belum menerapkan sistem komputerisasi secara optimal. Dalam menyajikan laporan tersebut penggunaan komputer hanya sebatas pengetikan seluruh data mahasiswa yang telah dipersiapkan sebelumnya dengan menggunakan aplikasi Ms-Word dan Ms-Excel, sehingga didalam menghasilkan seluruh laporan yang akurat dan tepat relatif lama serta kurang lengkapnya laporan yang dihasilkan. Untuk itu penulis tertarik untuk mengembangkan sistem informasi manajemen khususnya dalam pendataan biodata mahasiswa dengan memanfaatkan suatu alat elektronik data processing yaitu komputer dengan cara merancang suatu perangkat lunak aplikasi pendataan biodata mahasiswa untuk membantu Sub Bagian Pendidikan Fakultas MIPA dalam memproses, mengolah data mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penulisan ini berupa penelitian pustaka, penelitian lapangan yang berupa pengamatan langsung dan wawancara dengan sumber penulisan. Dalam penulisan ini penulis merancang suatu sistem dengan menggunakan beberapa file database. Dengan menggunakan sistem komputerisasi permasalahan di atas dapat dikurangi, selain itu dapat meningkatkan aktifitas manajemen serta menambah motifasi kerja khususnya dalam informasi biodata mahasiswa, sehingga data yang diperlukan dari mahasiswa yang berhubungan dengan biodata dapat diketahui dengan cepat.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Dalam era globalisasi dan teknologi dewasa ini, penggunaan komputer sebagai salah satu alat teknologi informasi sangat dibutuhkan keberadaannya hampir disetiap aspek kehidupan.
Penggunaan perangkat komputer sebagai perangkat pendukung manajemen dan pengolahan data adalah sangat tepat dengan mempertimbangkan kuantitas dan kualitas data, dengan demikian penggunaan perangkat komputer dalam setiap informasi sangat mendukung sistem pengambilan keputusan.

Sistem Informasi Penjualan Barang Pada Catrock Distro

abstraks:

Pada Catrock Distro, pencatatan dan pengolahan data barang, jumlah dan harga barang, data para supplier, serta data transaksi penjualan masih dilakukan dengan menggunakan tulisan tangan. Kesulitan dalam mencatat dan menghitung banyaknya jenis barang, jumlah barang, maupun besarnya jumlah harga, mengakibatkan data yang diperoleh menjadi kurang akurat. Untuk meningkatkan keakuratan data, diperlukan pembangunan sistem informasi penjualan barang yang terkomputerisasi.
Sistem informasi penjualan barang ini dibuat dengan menggunakan software Borland Delphi 2005 sebagai pembuat interface utama dan Microsoft Access sebagai basis datanya. Program ini memungkinkan user untuk input data, edit data, hapus data, pencarian data, penyaringan data dan pencetakan data ke media kertas. Data yang diinputkan berupa data barang, data supplier, data jenis barang dan data penjualan barang. Sedangkan output yang dihasilkan sistem informasi ini berupa laporan data barang, laporan data supplier, data penjualan barang dan nota transaksi penjualan barang.
Sistem informasi penjualan barang ini dapat menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mempermudah penjual dalam mengolah data penjualan barang, dan membuat laporan data barang, laporan data supplier, laporan penjualan barang, serta nota transaksi penjualan barang menjadi lebih mudah, cepat dan efisien.

Sistem Informasi Penjualan Barang Pada Catrock Distro

abstraks:

Pada Catrock Distro, pencatatan dan pengolahan data barang, jumlah dan harga barang, data para supplier, serta data transaksi penjualan masih dilakukan dengan menggunakan tulisan tangan. Kesulitan dalam mencatat dan menghitung banyaknya jenis barang, jumlah barang, maupun besarnya jumlah harga, mengakibatkan data yang diperoleh menjadi kurang akurat. Untuk meningkatkan keakuratan data, diperlukan pembangunan sistem informasi penjualan barang yang terkomputerisasi.
Sistem informasi penjualan barang ini dibuat dengan menggunakan software Borland Delphi 2005 sebagai pembuat interface utama dan Microsoft Access sebagai basis datanya. Program ini memungkinkan user untuk input data, edit data, hapus data, pencarian data, penyaringan data dan pencetakan data ke media kertas. Data yang diinputkan berupa data barang, data supplier, data jenis barang dan data penjualan barang. Sedangkan output yang dihasilkan sistem informasi ini berupa laporan data barang, laporan data supplier, data penjualan barang dan nota transaksi penjualan barang.
Sistem informasi penjualan barang ini dapat menjadi salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mempermudah penjual dalam mengolah data penjualan barang, dan membuat laporan data barang, laporan data supplier, laporan penjualan barang, serta nota transaksi penjualan barang menjadi lebih mudah, cepat dan efisien.

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah
Pada saat ini perkembangan informasi telah berkembang dengan sangat pesat, oleh karena itu sudah banyak pula perusahaan-perusahaan atau instansi-instansi yang menggunakan sistem informasi untuk meningkatkan usahanya.

Adaptive Online Mechanism Design in Single-valued Domains: An Ironing Approach

abstraks:

Adaptive online mechanism design has important applications in economics, electronic commerce and artificial intelligence. It addresses the general problem of implementing sequential decisions to allocate resources among self-interested agents in an unknown or unlearned online stochastic environment. In this senior thesis, we introduce the ironing algorithm as a solution for an adaptive online mechanism in single-valued domains to accomplish optimal social outcome that is not maneuverable by the participating agents, a property referred as truthfulness. We prove that ironing guarantees monotonicity, which entails truthfulness. Furthermore, we develop a full-fledged mechanism model by applying our ironing approach to an online optimization method, the consensus algorithm. Finally, we perform experimentation to investigate the effect of ironing on the system-wide outcome’s quality and computational cost, and the impact of different environment’s factors on ironing. We show that ironing is indeed needed to achieve truthfulness, but its effect is generally insubstantial.

Introduction

Mechanism design is an interdisciplinary research field that combines artificial intelligence,
economics and game theory. It focuses on implementing desirable global
outcomes for systems consisting of self-interested agents who have private information
[Jac01]. The system-wide decisions typically concern allocating some items to
and collecting payment from participating agents. Along with the emergence of electronic
commerce (e-commerce), mechanism design has acquired an increasingly important

SKRIPSI ILMU KEPERAWATAN

Aug 7, 2008   //   by joseph   //   Blog  //  No Comments

EFEKTIFITAS TEHNIK RELAKSASI PROGRESIF TERHADAP

abstraks:

Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling umum terjadi pada individu dewasa, gangguan dan kesulitan tidur seringkali mengganggu lansia baik ketika memasuki tahap pertama tidur ataupun ketika tidur berlangsung. Salah satu upaya untuk mengatasi insomnia adalah dengan metode relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tehnik relaksasi progresif terhadap berkurangnya keluhan insomnia pada lansia di Panti Wredha Purbo Yuwono Kelampok Brebes.

Tehnik pengambilan data dengan menggunakan rancangan eksperimen semu (Quasi Eksperiment), yaitu dengan menggunakan Non Equivalent Control Group Design..Dimana desain quasi eksperimen mempunyai kesamaan dengan Pre Test-Post Test Control Group Design. Jumlah sampel yang digunakan yaitu 15 responden kelompok perlakuan serta 15 responden kelompok kontrol. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan lembar observasi. Analisa data dengan menggunakan Mann Withney U Test.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mean rank pada pretest kelompok perlakuan 11,80, sedangkan posttest 19,20. berdasarkan analisis tersebut berarti bahwa ada pengaruh pemberian tehnik relaksasi progresif terhadap berkurangnya keluhan insomnia lansia di Panti Wredha Purbo Yuwono Klampok Brebes dengan p-value (sig. 2-tailed) = 0,007.

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan lansia dapat melaksanakan relaksasi progresif secara rutin dan teratur serta tetap melaksanakan pola hidup sehat.

Kata kunci : Insomnia , tehnik relaksasi progresif
Daftar pustaka : 22 (1993-2007)

BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

KARAKTERISTIK KEMATIAN PERINATAL PADA PUSKESMAS DIWILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN SOPPENG TAHUN 2003

abstraks:

Tujuan pembangunan kesehatan Indonesia Sehat 2010 adalah meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dalam lingkungan dan dengan perilaku hidup sehat serta memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan dan fasilitas kesehatan yang bermutu secara adil dan merata diseluruh wilayah Republik Indonesia dan dapat mewujudkan bangsa yang mandiri maju dan sejahtera.
Sejalan dengan tujuan pembangunan yang berwawasan kesehatan dan kesejahteraan maka pemerintah telah menetapakan pola dasar pembangunan yaitu pembangunan mutu SDM di berbagai sektor serta masih menitik beratkan pada program-program pra-upaya kuratif dan rehabilitatif yang didukung oleh informasi kesehatan secara berkesinambungan sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang berperilaku hidup sehat, lingkungan sehat dan memiliki kemampuan untuk menolong dirinya sendiri serta dapat menjangkau pelayanan kesehatan yang berkualitas di tahun 2010. (Wijono,1999).

Untuk mewujudkan tujuan pembangunan kesehatan menuju Indonesia Sehat 2010, maka strategi pembangunan kesehatan diarahkan pada misi pembangunan kesehatan yaitu :
1. Menggerakkan pembangunan nasional berwawasan kesehatan.
2. Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat.
3. Memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, rata dan terjangkau.
4. Memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan individu, keluarga dan masyarakat beserta lingkungannya.
Akan tetapi keberhasilan pembangunan kesehatan menurut Azwar, 1996, tidak akan terwujud tanpa kerja keras dan dukungan dari semua pihak serta sangat dipengaruhi oleh peran aktif semua pihak termasuk didalamnya pemerintah, masyarakat serta pihak swasta.
Oleh karena itu magang yang dilaksanakan oleh mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesahatan (STIK) Makassar sebagai suatu proses pembelajaran dalam rangka sosialisasi yang dilaksanakan oleh mahasiswa STIK Makassar sebagai salah satu persyaratan akademis yang harus dipenuhi sebelum mahasiswa yang bersangkutan menyelesaikan studinya dan mencapai gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat.

1. Bagi Mahasiswa
a. Mendapatkan pengalaman, pengetahuan dan keterampilan yang aplikatif di lingkungan rumah sakit.
b. Terpapar dengan kondisi dan berbagai permasahalan faktual rumah sakit.
c. Mendapatkan pengalaman menggunakan metode analisis masalah yang tepat terhadap permasalahan rumah sakit.
d. Mendapat bahan atau data awal untuk dilanjutkan dan kiat-kiat dalam rumah sakit.
2. Bagi STIK Makassar
a. Menerima masukan untuk perbaikan atau penyempurnaan kurikulum.
b. Meningkatkan kerjasama dengan Depkes, Pemda dan Instansi Kesehatan.
3. Bagi Rumah Sakit

HUBUNGAN ANTARA PERAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN INJECTING DRUG USER (IDU)

abstraks:

Keluarga merupakan orang terdekat dari seseorang yang mengalami gangguan kesehatan / dalam keadaan sakit. Keluarga juga merupakan salah satu indikator dalam masyarakat apakah masyarakat sehat atau sakit (Efendi , 1998). Peran / tugas keluarga dalam kesehatan yang dikembangkan oleh ilmu keperawatan dalam hal ini adalah ilmu kesehatan masyarakat (Komunitas) sangatlah mempunyai arti dalam peningkatan dalam peran / tugas keluarga itu sendiri. Perawat diharapkan mampu meningkatkan peran keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan keluarga. (Friedman, ed 3, 1998 : 145)
Peran keluarga dalam mengenal masalah kesehatan yaitu mampu mengambil keputusan dalam kesehatan, Ikut merawat anggota keluarga yang sakit, memodifikasi lingkungan, dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada sangatlah penting dalam mengatasi kecemasan klien.(Friedman, 2003 : 146).
Penanggulangan Injecting Drug User (IDU) memang cukup sulit, perlu diperhatikan dari berbagai aspek, misalnya ketersediaan sarana kesehatan publik, hukuman bagi pengguna, pengedar dan berbagai cara yang lain. Cara yang dapat dilakukan adalah melalui pendekatan keluarga. Keluarga merupakan lingkungan terkecil bagi seorang IDU. Kasih sayang orang tua akan menyebabkan pengguna merasa bahwa dirinya masih ada yang memperhatikan, merasa dihargai dan dibutuhkan. Dengan kasih sayang orang tua diharapkan menjadi manusia yang dapat diterima oleh masyarakat (Abu ahmadi, 2002 : 106).

BAB V
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Gambaran Lokasi Penelitian
Puskesmas Campur Darat merupakan puskesmas tingkat kecamatan yang merupakan puskesmas rujukan dan mempunyai 3 puskesmas pembantu. Pada Puskesmas campur Darat di dapatkan sarana rawat inap dengan kapasitas 22 tempat tidur yang dibagi dalam 3 bangsal yaitu anak, dewasa dan wanita. Pada puskesmas ini dilayani oleh 1 dokter umum , 1 dokter gigi ,10 perawat ,1 Perawat gigi, 1 Analis kesehatan, 3 petugas kesehatan lingkungan. Jumlah pasien dengan hipertensi pada puskesmas adalah 40 penderita.
4.2 Hasil Penelitian

Faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien tehadap mutu pelayayan keperawatan

abstraks:

keperawatan merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan di rumah sakit, sehingga perlu adanya peningkjatan mutu keperawatan jajaran perawatan rumah sakit.

dengan berkembangnya perubahan di era medorenasasi ini, membawa dampak positif terhadap perkembangan kehidupan masyarakat, baik tingkat pendidikan, pendapatan, sosial budaya, termasuk pelayanan untuk mendapatkan pelayanan keperawatan secara baik dan efektif, maka masyarakat sudah jeli untuk melihat rumah sakit mana yang pantas dijadikan sebagai lahan untuk mencari pertolongan dan pelayanan kesehatan, dengan demikian pihak rumah sakit harus mampu untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan di rumah tersebut

PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KEGAWATAN NAFAS DAN TINDAKAN RESUSITASI PADA NEONATUS YANG MENGALAMI KEGAWATAN PERNAFASAN DI RUANG

abstraks:

PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG KEGAWATAN NAFAS DAN TINDAKAN RESUSITASI PADA NEONATUS YANG MENGALAMI KEGAWATAN PERNAFASAN DI RUANG NICU, RUANG PERINATOLOGI DAN RUANG ANAK RSUD GUNUNG JATI CIREBON

Pengetahuan perawat tentang kegawatan nafas dan tindakan resusitasi pada neonatus yang mengalami kegawatan pernafasan sangat penting dalam pembentukan perilaku untuk melakukan tindakan resusitasi yang efektif. Pengetahuan ini mencakup konsep kegawatan pernafasan, konsep asuhan keperawatan pada neonatus yang mengalami kegawatan pernafasan, dan konsep dasar resusitasi dan konsep tindakan resusitasi yang meliputi tindakan pengelolaan jalan nafas (airway), pemberian nafas buatan (breathing) dan tidakan pemijatan dada (circulation). maka perawat harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang konsep resusitasi.
Populasi penelitian ini adalah perawat Ruang NICU, Ruang Perinatologi dan Ruang Anak RSUD Gunung Jati Cirebon yang berjumlah 35 orang, dan tehnik penarikan sampel yang digunakan adalah dengan tehnik total sampling . Jenis penelitian adalah deskriptif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang mempunyai skala 1 untuk jawaban yang benar dan 0 untuk jawaban yang salah dan dianalisa untuk mendapatkan kriteria baik, cukup dan kurang.
Hasil penelitian ini menggambarkan pengetahuan perawat tentang kegawatan nafas dan tindakan resusitasi pada neonatus yag mengalami kegawatan pernafasan di Ruang NICU, Ruang Perinatologi dan Ruang Anak, dimana pengetahuan perawat yang dikategorikan baik adalah 40%, cukup 46% dan kategori kurang adalah 14%.
Berdasarkan penelitian ini disarankan bahwa pengetahuan perawat dan keterampilan tindakan resusitasi untuk selalu ditingkatkan baik formal maupun nonformal sehingga dalam pemberian asuhan keperawatan pada situasi kritis dapat dilakukan dengan lebih efektif dan bagi pihak rumah sakit bertanggung jawab memberikan fasilitas dan sarana yang memadai bagi tenaga keperawatan untuk dapat meningkatkan pengetahuan baik berupa pelatihan maupun pendidikan berjenjang dalam rangka memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Kebijakan pemerintah dalam pembangunan kesehatan menuju Indonesia Sehat 2010 menempatkan kesehatan ibu dan anak sebagai prioritas penting karena anak adalah harapan bangsa di masa yang akan datang. Kemajuan bangsa di masa mendatang akan sangat tergantung dari kondisi kesehatan anak saat ini.

SKRIPSI ILMU HUKUM

Aug 7, 2008   //   by joseph   //   Blog  //  No Comments

KONSEKUENSI YURIDIS DALAM HAL BANK GAGAL MENCAPAI MODAL INTI MINIMUM SEBAGAI IMPLEMENTASI ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA

abstraks:

Dengan memperhatikan tantangan dunia global, bank-bank di Indonesia dituntut untuk dapat bersaing tidak hanya dengan bank-bank nasional, tetapi bank-bank Indonesia harus siap berhadapan dan bersaing baik secara langsung maupun tidak langsung dengan bank yang berskala internasional. Untuk menghadapi itu, Bank Indonesia (BI) mengeluarkan Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Dalam Pilar satu API disyaratkan bahwa seluruh bank umum harus memenuhi Modal Inti minimum Rp. 100 miliar pada akhir tahun 2010. Berdasarkan latar belakang tersebut, penulis mengambil permasalahan dalam upaya hukum bank untuk mencapai pemenuhan Modal Inti minimum sebagai implementasi API, strategi BI dalam menciptakan dunia perbankan Indonesia berdasarkan Modal Inti minimum yang telah ditetapkan dalam API, serta konsekuensi yuridis yang akan didapatkan bank yang gagal mencapai Modal Inti minimum sesuai visi API.
Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum ini ialah melalui pendekatan yuridis normatif, yaitu suatu pendekatan dengan mengkaji, menguji dan menerapkan asas-asas hukum pada peraturan perundang-undangan yang berlaku ke dalam permasalahan yang terjadi pada kegiatan dunia perbankan, khususnya mengenai Modal Inti minimum bank. Spesifikasi penelitian yang digunakan penulis adalah deskriptif analisis berupa penggambaran, penelaahan dan penganalisaan ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku. Tahapan penelitian terdiri atas penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa upaya-upaya hukum bank dalam hal mencapai pemenuhan Modal Inti minimum dilakukan secara organik dan penambahan modal dari para pemegang saham pengendali dan ini menunjukkan bahwa konsekuensi yuridis yang diinginkan bank adalah kemandirian. Di lain pihak BI mengeluarkan signal percepatan konsolidasi dan berbagai macam insentif dalam rangka konsolidasi perbankan dan ini menunjukkan konsekuensi yuridis yang diinginkan BI adalah merger atau konsolidasi. Konsekuensi yang sesuai dengan visi API adalah bagaimana agar dapat menciptakan suatu bank yang sehat dan kuat. Bank yang sehat dan kuat adalah bank yang memenuhi seluruh unsur kiteria tingkat kesehatan bank dan mampu untuk melakukan kegiatan operasional perbankan secara normal serta mampu untuk memenuhi semua kewajibannya dengan baik dengan cara-cara yang sesuai dengan peraturan perbankan yang berlaku.

A. Latar Belakang Masalah
Indonesia adalah negara berkembang yang saat ini sedang menjalankan pembangunan nasional. Pembangunan nasional merupakan suatu kegiatan untuk mencapai sasaran di masa depan yang menyangkut transformasi dari sikap dan cara-cara yang memperhatikan keseluruhan aspek kehidupan dalam keterkaitan serta implikasinya antara yang satu dengan yang lainnya (holistik), dengan menggunakan strategi dan pendekatan serta memperhatikan potensi dan peluang yang terbuka maupun permasalahan dan kendala-kendala yang menghadang.

Tinjauan Yuridis terhadap Penahanan atas Aung San Suu Kyi oleh Pemerintah Myanmar menurut International Covenant on Civil..

abstraks:

ABSTRAK
Aung San Suu Kyi merupakan tokoh politik Myanmar yang menjadi oposisi pemerintah Myanmar. Pada tanggal 29 Juli 1989 Aung San Suu Kyi ditahan oleh pemerintah Myanmar. Berkaitan dengan hal ini timbul permasalahan apakah penahanan yang dilakukan oleh pemerintah Myanmar terhadap Aung San Suu Kyi merupakan penahanan sewenang-wenang dan apakah tanggung jawab pemerintah Myanmar terhadap penahanan Aung San Suu Kyi. Penulisan ini menggunakan tipe penelitian normatif, dan sifat penelitiannya deskriptif. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif, sedangkan pengambilan kesimpulan secara induktif. Dalam hukum HAM internasional, penahanan sewenang-wenang diatur di dalam DUHAM, ICCPR, dan Body of Principles. Dinyatakan dalam ICCPR Pasal 9 ayat (1), bahwa setiap orang berhak atas kebebasan dan keamanan pribadi, tidak seorang pun dapat ditangkap atau ditahan secara sewenang-wenang, tidak seorang pun dapat dirampas kebebasannya kecuali berdasarkan alasan atau sesuai dengan prosedur yang ditetapkan hukum. Pada kenyataannya pemerintah Myanmar tidak memberi alasan mengapa Aung San Suu Kyi ditahan dan Aung San Suu Kyi ditahan tanpa prosedur yang jelas. Dalam peristiwa penahanan Aung San Suu Kyi, pemerintah Myanmar terbukti melakukan banyak pelanggaran terhadap hak-hak individu Aung San Suu Kyi. Oleh karena itu, pemerintah Myanmar harus melepaskan Aung San Suu Kyi dari tahanan rumah dan melakukan judicial remedy serta rehabilitasi terhadap Aung San Suu Kyi.
(F) 15 buku(1986-2006), 1 artikel, 23 internet, dan 6 instrumen hukum.

(G) Andrey Sujatmoko S.H., M.H. ( )

(H) Handy Trinova ( )

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Hak (right) adalah hak (entitlement). Hak adalah tuntutan yang dapat diajukan seseorang terhadap orang lain sampai kepada batas-batas pelaksanaan hak tersebut. Dia tidak mencegah orang lain melaksanakan hak-haknya. Hak-hak tersebut mungkin saja dilanggar tetapi tidak pernah dapat dihapuskan.

EKSISTENSI GRASI DALAM PERSPEKTIF HUKUM PIDANA

abstraks:

Negara Republik Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum. Undang-undang Dasar 1945 menetapkan bahwa Negara Republik Indonesia itu suatu negara hukum (rechstsaat) dibuktikan dari ketentuan dalam Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan Undang-undang Dasar 1945. Ide negara hukum, terkait dengan konsep the rule of law dalam istilah Inggris yang dikembangkan oleh A.V. Dicey. Tiga ciri penting setiap negara hukum atau yang disebutnya dengan istilah the rule of law oleh A.V. Dicey, yaitu: 1) supremacy of law; 2) equality before the law; 3) due process of law.
Dalam Amandemen Undang-undang Dasar 1945, teori equality before the law termaktub dalam Pasal 27 ayat (1) yang menyatakan “Segala warga Negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya”. Teori dan konsep equality before the law seperti yang dianut oleh Pasal 27 (1) Amandemen Undang-undang Dasar 1945 tersebut menjadi dasar perlindungan bagi warga negara agar diperlakukan sama di hadapan hukum dan pemerintahan.

Negara Republik Indonesia adalah negara yang berdasarkan atas hukum. Undang-undang Dasar 1945 menetapkan bahwa Negara Republik Indonesia itu suatu negara hukum (rechstsaat) dibuktikan dari ketentuan dalam Pembukaan, Batang Tubuh, dan Penjelasan Undang-undang Dasar 1945. Ide negara hukum, terkait dengan konsep the rule of law dalam istilah Inggris yang dikembangkan oleh A.V. Dicey. Tiga ciri penting setiap negara hukum atau yang disebutnya dengan istilah the rule of law oleh A.V. Dicey, yaitu: 1) supremacy of law; 2) equality before the law; 3) due process of law.

ANALISA HUKUM ASURANSI KENDARAAN BERMOTOR MENURUT KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM DAGANG

abstraks:

Transaksi pembiayaan konsumen kendaraan bermotor melibatkan tiga pihak. Pertama, kreditur selaku badan usaha yang melakukan pembiayaan pengadaan angsuran kebutuhan konsumen (motor atau mobil) dengan sistem pembayaran angsuran atau berkala. Kedua, debitur selaku nasabah yang menerima fasilitas pembiayaan dari kreditur guna pembelian kendaraan bermotor. Ketiga, dealer selaku perusahaan yang menyediakan barang kebutuhan konsumen (motor atau mobil) dalam rangka pembiayaan konsumen. Hubungan antara resiko dan asuransi merupakan hubungan yang erat satu dengan yang lain. Dari sisi manajemen resiko, asuransi malah dianggap sebagai salah satu cara yang terbaik untuk menangani suatu resiko. Dalam pasal 246 KUHD memberikan batasan perjanjian asuransi sebagai berikut : Asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian, mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan meminta suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan, kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak tertentu.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

EKSISTENSI KEBIJAKAN DAERAH YANG DEMKORATIS DALAM SISTEM PEMERINTAHAN YANG BERSIH BEBAS DARI KORUPSI, KOLUSI, DAN NEPOTISME

abstraks:

Seiring dengan dilaksanakannya program otonomi daerah, pada umumnya masyarakat mengharapkan adanya peningkatan kesejahteraan dalam bentuk peningkatan mutu pelayanan masyarakat, partisipasi masyarakat yang lebih luas dalam pengambilan kebijakan publik, yang sejauh ini hal tersebut kurang mendapat perhatian dari pemerintahan pusat. Namun kenyataannya sejak diterapkannya Undang-Undang No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang No. 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah sejak Januari 2001, belum menunjukkan perkembangan yang signifikan bagi pemenuhan harapan masyarakat tersebut.

Dalam era transisi desentralisasi kewenangan itu telah melahirkan berbagai penyimpangan kekuasaan atau korupsi, kolusi dan nepotisine (KKN) termasuk didalamnya bidang politik di daerah, KKN yang palin

Implementasi Peraturan Daerah Kota Palu Yang berorientasi bagi kepentingan masyarakat dalam menunjang otonomi daerah

abstraks:

Ratnawati Latief. The Implementasion Of Regional Regulation of Palu City Oriented for the community Interest in Supporting the Regional Autonomy (Under the supervision of muh. Guntur Hamzah and Muh. Yamin Nahar).
This research aimend at finding out if regional regulations, especially tax and original contribution related to original real income have fulfilled the criteria for creating proper regional regulation. By looking at the requirements of creating a regional regulation starting from the preparation of regional regulation up to the legitimating and regulating the regional paper of Palu City. Method used in thus thesis writing was normative study with the stressing on normative juridical approsch, that was an approach based on the regulations. The result of this research shaw that the regional regulations of Palu City was regenerally arranged based on the community vision and mission without preceded by the arrangement of academic text and the community did not involve directly in the making of the draft of regional regulations, especially those related to tax or retribution in which the community became the subject/object of it. As the result, the arranged regional regulations have not reffered fully to requirements of making Palu City that have been cancelled by the central government.

SKRIPSI HUKUM TATA NEGARA

Aug 7, 2008   //   by joseph   //   Blog  //  13 Comments

Tinjauan Yuridis Terhadap Pengawasan Hakim Yang Dilakukan Oleh Komisi Yudisial Pasca Keluarnya Putusan Mahkamah Konstitusi Atas

abstraks:

Dalam struktur kekuasaan kehakiman di Indonesia di bentuk sebuah Komisi Yudisial agar warga masyarakat diluar struktur resmi lembaga parlemen dapat dilibatkan dalam proses pengangkatan, penilaian kinerja dan kemungkinan pemberhentian hakim. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga dan menegakkan kehormatan, keluhuran martabat, serta perilaku hakim dalam rangka mewujudkan kebenaran dan keadilan berdasarkan ke-Tuhanan Yang Maha Esa. Berdasarkan uraian diatas maka dapat diambil suatu rumusan masalah sebagai berikut : Bagaimana ketentuan yuridis wewenang pengawasan Hakim yang dilakukan oleh Komisi Yudisial dalam UU No.22 Tahun 2004? Bagaimana ketentuan yuridis wewenang pengawasan Hakim yang dilakukan oleh Komisi Yudisial dalam putusan Mahkamah Konstitusi No. 005/PUU-IV/2006?
Dengan menggunakan metode yuridis normatif ini penulis melakukan pengkajian terhadap peraturan perundang – undangan yang mana hasilnya adalah kepengawasan yang dilakukan oleh Komisi Yudisial itu bukan hanya dalam rangka menegakkan kehormatan dan keluhuran martabat serta menjaga perilaku hakim yang notabene nya bahwa hakim selalu “nakal”, akan tetapi jika dalam menjalankan kepengawasannya itu Komisi Yudisial mendapati ada hakim yang berprestasi maka Komisi Yudisial berhak untuk mengajukan usul kepada Mahkamah Agung atau Mahkamah Konstitusi untuk memberi penghargaan kepada hakim tersebut, begitu mulianya tugas dari Komisi Yudisial yang dengan keterbatasan wewenangnya mau memainkan peran yang selama ini diharapkan publik. Sedangkan Putusan MK yang telah mengamputasi kepengawasan Komisi Yudisial adalah sebuah keputusan yang melampaui batasan yang diminta atau ultra petita, putusan itu juga tidak dapat dipertanggung-jawabkan secara akademis. Hal itu bisa dilihat dari pernyataan Ketua Mahkamah Konstitusi itu sendiri yakni Jimly Asshiddiqie bahwa “keberadaan lembaga Komisi Yudisial ini dibentuk tersendiri di luar Mahkamah Agung, sehingga subjek yang diawasinya dapat diperluas ke semua hakim, termasuk hakim konstitusi dan hakim di seluruh Indonesia.

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Yang merupakan salah satu persyaratan mutlak atau conditio sine qua non
dalam sebuah negara yang berdasarkan hukum adalah pengadilan yang mandiri,
netral (tidak berpihak), kompeten dan berwibawa yang mampu menegakkan wibawa
hukum, pengayoman hukum, kepastian hukum dan keadilan. Hanya pengadilan yang
memiliki semua kriteria tersebut yang dapat menjamin pemenuhan hak asasi manusia.
Sebagai aktor utama lembaga peradilan, posisi, dan peran hakim menjadi sangat
penting, terlebih dengan segala kewenangan yang dimilikinya.

Analisis Yuridis Kewenangan Mahkamah Konstitusi Memutus Sengketa Kewenangan Antar Lembaga Negara

abstraks:

Objek study dalam Tugas Akhir ini adalah Kewenangan Mahkamah
Konstitusi Memutus Sengketa kewenangan Antar Lembaga Negara. Ide pembentukan
Mahkamah Konstitusi berkaitan erat dengan ide untuk mengembangkan fungsi
pengujian Undang-undang yang dikaitkan dengan kewenangan Mahkamah Agung
dalam sejarah awal pembentukan Negara Indonesia. Latar belakang Lahirnya
Mahkamah Konstitusi di Indonesia tidak terlepas dari beberapa factor, Pertama, pada
penyelenggaraan pemerintah masa lalu dalam masa orde lama dan orde baru yang
bersifat otoriter dan tidak menghormati Hak Asasi Manusia (HAM). Kedua, implikasi
paham kontitusionalisme. Ketiga, terciptanya mekanisme checks and balance antar
lembaga negara. Keempat, penyelenggaraan negara yang bersih. Dan yang kelima,
perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahiu secara yuridis kewenangan Mahkamah Konstitusi memutus sengketa
kewenangan antar lembaga negara, karena sampai saat ini pengertian lembaga negara
yang menjadi kompetensi Mahkamah Konstitusi dalam sengketa kewenangan antar
lembaga negara masih menimbulkan banyak persepsi, yang akhirnya hanya
berpedoman pada pemahaman masing-masing. Selain itu, Mahkamah Konstitusi
sebagai lembaga yang mempunyai kewenangan untuk menyelesaikan sengketa antar
lembaga negara tersebut, tidak diatur mengenai bagaimana jika Mahkamah Konstitusi
bersengketa dengan lembaga negara lainnya, lembaga mana yang berhak/berwenang
menyelesaikan sengketa tersebut

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan zaman yang diharapkan akan menjadi lebih modern sangat
mempengaruhi hampir semua negara, yang akhirnya banyak Negara-negara yang
mampu mengikuti perkembangan tersebut, namun dampak negatifnya adalah tidak
sedikit juga yang malah jauh tertinggal. Dampak positif yang muncul dalam dunia
modern tersebut adalah akan mendorong menjunjung tinggi bangunan demokrasi.
Menurut Plato seorang filosof besar dunia berbicara tentang demokrasi, mengatakan
bahwa Negara yang berjalan di atas bentuk demokrasi akan menuai bentuk

PELAKSANAAN PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL BERDASARKAN UU NO. 43 TAHUN 1999 DI KEJAKSAAN NEGERI SEMARANG

ABSTRAK

Pengawasan aparatur negara menuju kepada administrasi yang sempurna sangat tergantung pada kualitas dan profesionalisme pegawai negeri itu sendiri. Undang – Undang No. 43 tahun 1999 tentang Pokok – Pokok Kepegawaian memberikan jaminan kedudukan serta kepastian hukum bagi pegawai negeri untuk mengatur dan menyusun aparatur yang bersih dan berwibawa.
Pembinaan dan penyempurnaan serta pendayagunaan aparatur pemerintahan, baik kelembagaan maupun ketatalaksanaan dari segi kepegawaian perlu terus ditingkatkan untuk mewujudkan pembangunan secara menyeluruh.
Hal tersebut juga telah digariskan dalam Garis – Garis Besar Haluan Negara 1998 dalam Bab IV mengenai bidang Aparatur Negara disebutkan antara lain, pembangunan aparatur pemerintah diarahkan pada peningkatan kualitas, efisien dan efektif dalam seluruh jajaran administrasi pemerintahan, termasuk peningkatan kedisiplinan pegawai negeri.
Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur aparatur negara dalam menjalankan roda pemerintahan dituntut untuk melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat harus bisa menjunjung tinggi martabat dan citra kepegawaian demi kepentingan masyarakat dan negara.
Tetapi dalam kenyataan dilapangan masih banyak ditemukan pegawai negeri yang kurang tahu dan kurang menyadari akan tugas dan fungsinya sehingga seringkali timbul ketimpangan – ketimpangan dalam menjalankan tugasnya dan tidak jarang membuat kecewa masyarakat.
Dengan adanya berbagai macam pelanggaran dan kedisiplinan pegawai tersebut, maka penulis tertarik untuk meneliti tentang tinjauan pelaksanaan PP No. 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Kejaksaan Negeri Semarang.
Dari berbagai permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan UU No. 43 Tahun 1999 di Instansi Kejaksaan Negeri Semarang maka :
Pelaksanaan UU No.43 Tahun 1999 kaitannya dengan kedidiplinan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kejaksaan Negeri Semarang merupakan masalah yang di teliti serta meneliti hambatan–hambatan yang timbul dalam meningkatkan kedidiplinan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kejaksaan Negeri Semarang dan bagaimana cara mengatasinya.
Dari hasil penelitian dengan menggunakan tipe penelitian yuridis normatif, dapat diketahui bahwa pelaksanaan UU No. 43 Tahun 1999 di lingkungan Kejaksaan Negeri Semarang adalah dalam pelaksanaannya yang merupakan tindak lanjut dari UU No.43 Tahun 1999 berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung No.001/6/1993 tentang Ketentuan Penyelenggaraan Pengawasan Kejaksaan Republik Indonesia.
Berdasarkan pada ketentuan tersebut, maka pelaksanaan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil Semarang, dilakukan dengan cara atau sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku yaitu lewat pengawasan melekat ( Waskat ).
Pengawasan melekat dilakukan agar tujuan dan sasaran kegiatan administrasi kepegawaian tercapai sebagaimana telah digariskan dalam Undang – Undang, dengan pengawasan melekat ini dapat pula mempengaruhi tingkat kedisiplinan atau kegiatan bekerja para Pegawai Negeri Sipil. Adapun hambatan – hambatan yang ada dalam pelaksanaan kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Kejaksaan Negeri Semarang antara lain kurangnya sarana dan prasarana dalam pelaksanaan tugas, kurangnya pemahaman mengenai peraturan disiplin pegawai negeri serta kurangnya sanksi yang tegas dalam setiap pelanggaran.

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah
Sebagaimana telah diamanatkan di dalam Garis – Garis Besar Haluan Negara 1999 – 2004 Bab IV huruf ke ( 3 ) tentang Aparatur Negara bahwa, dalam meningkatkan kualitas aparatur negara dengan memperbaiki kesejahteraan dan keprofesionalan serta memberlakukan system karir berdasarkan prestasi kerja dengan prinsip memberikan penghargaan dan sanksi, maka aparatur negara hendaknya dapat bersikap disiplin dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

PERAN DPR DALAM PENGANGKATAN DUTA BESAR RI SETELAH PERUBAHAN UUD 1945

abstraks:

Suasana perpolitikan nasional pasca tumbangnya rezim orde baru Suharto, disambut oleh semua kalangan sebagai masa kebebasan dan berekpresi. Keadaan ini semakin bertambah seiring dengan dilakuakannya perubahan terhadap UUD 1945 yang di anggap turut melindungi kekuasaan otoriter tersebut selama 32 tahun dan kerap melahirkan kekuasaan tanpa batas.

Nuansa kehidupan demokratis semakin terasa ketika para elit politik kembali melakukan peran dan fungsi masing-masing.




HOSTING MURAH