Browsing articles tagged with "Abolisi dari Allah Archives - segalamacam.com"

KESELAMATAN DAN SORGA HANYA BISA DI DAPAT KARENA ABOLISI DARI ALLAH

Jul 20, 2008   //   by joseph   //   Uncategorized  //  2 Comments

Pada bulan November, Desember 2001 berita di koran, tabloild, majalah, bahkan televisi baik televisi swasta dan televisi pemerintah juga tidak ketinggalan memberitakan berita yang paling hangat yaitu berita tentang “ABOLISI”, abolisi untuk mantan orang nomor satu di Indonesia yaitu mantan presiden Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun ; di mana hari-hari terakhir Pak Harto sedang dihadapkan dengan tuntutan atas KKN yang telah dituduhkan pada masa jayanya. Oleh karena berbagai alasan yaitu untuk menghormati atas jasanya, karena mantan presiden, dan lain-lain maka timbullah rencana untuk diberikannya abolisi kepadanya; tetapi ternyata rencana tersebut telah menjadi polemik, bahkan akhirnya dinyatakan bahwa tidak tahu siapakah sesungguhnya yang mencetuskan ide akan rencana diberikannya abolisi tersebut kepada Pak Harto, masing-masing saling tuding, saling tuduh, siapakah yang mencetuskan abolisi tersebut, bahkan saling menyalahkan atas munculnya rencana abolisi tersebut; sekarang setelah bulan berganti bulan, bahkan banyak masalah-masalah yang sudah berganti dengan masalah yang baru lagi, maka berita-berita akan abolisi tersebut Sudah mulai menghilang, sirna seperti di telan bumi dan sekarang pertanyaan kita apa hubungannya abolisi dengan sorga dan keselamatan? Atas manusia berdosa?

Menurut kamus bahasa Indonesia, Abolisi artinya; pembatalan penghentian tuntuntan/ perkara. Sedari zaman Adam, yaitu setelah manusia pertama itu jatuh ke dalam dosa maka semua manusia keturunan Adam, yaitu Semua manusia yang telah melanggar jalah dan Undang-undang-Nya Allah, maka semua manusia sudah menjadi berperkara dengan Allah Sang penciptaNya, yang satu saat harus disidangkan di pengadilan terakhir dikarenakan dosa-dosa yang telah diperbuat oleh manusia itu sendiri. Misalnya saja tentang pelanggaran salah satu dari 10 hukum Allah (Taurat) yaitu; “Jangan berdusta” siapakah manusia ini yang tidak pernah berdusta? Pasti tidak ada! Padahal ada “Jangan-jangan” yang lain lagi yang harus kita patuhi, tetapi bagaimana manusia bisa tidak melakukan “Jangan-jangan” tersebut? Tidak mungkin! Padahal dosa kecil dan dosa besar di hadapan Allah itu sama saja, yang berarti semua manusia telah melanggar hukum Allah, semua manusia telah berbuat dosa, dan semua manusia sudah berperkara dengan Allah. Dan di dalam pengadilannya Allah itu tidak ada KKN, Allah sendiri yang akan datang menjadi Hakim Yang Adil, yaitu Imam Mahdi yang bernama Yesus Kristus Isa Almasih Putra Mariam. Dan Dia tidak mungkin bisa disuap dengan apapun dan berapapun besarnya, baik manusia yang berdosa itu telah. memberikan korban darah lembu, sapi, kambing domba, yang sangat banyak/ atau dengan manusia melakukan perbuatan-perbuatan baik dalam hidupnya, yaitu sesuai apa yang diperintahkan dalam syarat agama-nya. Karena sesungguhnya agama itu adalah hanya merupakan usaha sekelompok manusia untuk mencari Allah. Tetapi tanpa abolisi yang dari Allah maka tidak mungkin manusia bisa mencapai dan tinggal di dalam kerajaan sorga.

Apa dan bagaimana abolisi yang dari Allah tersebut? undang-undang nya Allah dalam hukum Taurat itu jelas-jelas tidak boleh dikurangi, di tambah, di ubah, oleh manusia seperti yang tertulis dalam Injil Yohanes Matius 5:18: “Karena Aku berkata kepadamu, sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi, satu iota. atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari, hukum Taurat; jadi bagaimana caranya? Tertulis dalam Injil Matius 5:17 Tuhan Yesus sendiri berkata: “Janganlah kamu menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum taurat, atau kitab para nabi. Aku, datang bukan untuk; meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Jadi karena undang-undangnya Tuhan itu tidak pernah dan tidak akan pernah di amandemen maka Allah sendiri merelakan diriNya dengan cara menjadi manusia, dan Dia sendiri telah menggenapi undang-undang tersebut yaitu hukum taurat (bukan dengan meniadakan hukum taurat tetapi dengan menggenapi melalui diri-Nya pada waktu Allah menjadi manusia). Memang banyak orang yang masih tidak mau percaya bahwa Allah sudah menjadi manusia, pada 2000 tahun yang lalu, mereka berkata mana mungkin Allah menjadi manusia? karena bukankah Allah adalah zat, dan suci adanya, apakah mungkin Allah menjadi manusia? Jawabnya mungkin sekali, bukankah Dia itu Allah yang punya kuasa atas segalanya, Dia yang telah menciptakan langit bumi dengan segala isinya, Dia itu Allah yang maha besar. Allah yang penuh kuasa, Allah yang maha dahsyat dan lain-lain, kalau Dia mau maka apapun Dia bisa melakukannya! Dan yang jelas pikiran manusia yang kecil tidaklah mungkin bisa menjangkau pikiran Allah yang besar dan yang penuh kuasa itu, jadi seharusnya manusia janganlah membatasi akan cara-cara apapun yang Allah mau buat di dalam rangka menyelamatkan manusia yang telah berdosa yang seharusnya masuk neraka.

Dengan cara Yesus telah melakukan semua hukum taurat tersebut maka hukum taurat tidak perlu lagi dihapuskan (diamandemen) tetapi justru telah digenapi; sekarang bagaimana dengan kita manusia berdosa yang tidak bisa menggenapi hukum taurat tersebut? Apakah kita harus tetap masuk neraka? Ya betul, seharusnya kita Semua manusia yang tidak bisa menggenapi hukum taurat, atau manusia yang telah melanggar peraturan- peraturan Tuhan di dalam hukum taurat tersebut harus masuk neraka! Tetapi karena hukum taurat tersebut telah digenapi oleh Yesus Kristus Isa Almasih maka kita yang memang tidak bisa menggenapi sudah tidak perlu lagi untuk menggenapinya, dan selanjutnya dengan Yesus mati di atas kayu salib di bukit Golgota, maka semua tuntutan hukuman bagi manusia berdosa yang seharusnya masuk neraka itu Jadi telah dibayar oleh darah-Nya di atas kayu salib tersebut, sehingga hukuman di neraka bagi orang berdosa betul-betul telah dibayar lunas oleh darahNya. Maka sekarang bagi barangsiapa yang mau percaya dan mengikut Dia Yesus Kristus Isa Almasih Sang Juru Selamat dunia satu-satunya itu, Dia pasti tidak lagi di hukum, tetapi pasti akan masuk sorga; seperti apa yang tertulis dalam Injil Yohanes 2:18,36 “Barangsiapa percaya kepadaNya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup (sorga), melainkan murka Allah (neraka) tetap ada di atasnya”. Maka sekarang semuanya terserah kita apakah kita Sungguh-sungguh mau selamat dan masuk sorga dengan menggunakan abolisi yang telah disediakan untuk kita tersebut, ataukah kita mau menempuh jalan dan cara sendiri-sendiri untuk mencari keselamatan dan sorga tersebut? Semua terserah kita. Dan sekali lagi yang pasti bahwa semua orang yang mau percaya dan mengikut Yesus Kristus Isa Almasih Sang Juru Selamat dunia satu-satunya pasti akan diselamatkan dan masuk sorga.




HOSTING MURAH