SKRIPSI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO

Aug 12, 2008   //   by admin   //   Uncategorized  //  No Comments

PEMBUATAN WEBSITE MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK MATERI RESISTANSI PADA MATA PELAJARAN PENERAPAN KONSEP DASAR LISTRIK DAN E

ABSTRAK
Fais Fanani. Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Untuk Materi Resistansi Pada
Mata Pelajaran Konsep Dasar Listrik Dan Elektronika. Skripsi, Jakarta
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Penelitian ini bertujuan membuat Media Pembelajaran yang menyenangkan, menarik, interaktif pada Mata Pelajaran Kemampuan Dasar Elektro untuk Materi Dasar Resistansi. Bentuk media yang dibuat berupa program pembelajaran interaktif berisikan huruf-huruf animatif, slide foto, gambar bergerak, merangkai komponen dengan mengambil pokok materi Resistasi pada mata pelajaran Konsep Dasar Listrik Dan Elektronika http://www.unj.ac.id/ft/elektro/belajar/halaman%20utama2.htm.
Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2007/2008. Adapun tempat pelaksanaan dalam proses pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dilakukan di lab Fisika Dasar Universitas Negeri Jakarta, Lab Micro Teaching PPL Universitas Negeri Jakarta dan Lab Komputer PT Jaring Jagat Siskominfo.
Dalam proses penelitian metode yang dipakai adalah metode penelitian eksperimen untuk pembuatan Media Pembelajaran. Pembuatan Media Pembelajaran dimaksud berupa materi-materi yang disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku saat ini yaitu kurikulum Tingkat Satan pendidikan (KTSP) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Media Pembelajaran Interaktif dapat dibuat dan berjalan sesuai tujuan semula yaitu, berupa pembuatan media pembelajaran yang menyenangkan, menarik dan interaktif.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, menarik, dan interaktif khususnya bagi institusi pendidikan dan para pendidik pada umumnya. Dengan penggunaan Media Pembelajaran Interaktif variasi belajar akan tercipta, sehingga unsur-unsur yang terdapat di dalam belajar dapat tercapai.

BAB I
PENDAHULUAN

A . Latar Belakang Masalah

ALAT PENGHITUNG PEMAKAIAN LISTRIK DIGITAL

abstraks:

Meteran listrik atau KWH Meter sangat umum dijumpai pada setiap
rumah pelanggan listrik. Fungsi dari alat ini adalah menghitung seberapa besar
pemakaian energi listrik suatu bangunan entah itu di rumah, kantor maupun
pabrik. Nilai tersebut yang dihitung dalam satuan KWH ( Kilo Watt Hour )
setiap bulannya akan dikalikan dengan harga satuan tarif dasar listrik ( TDL )
dan ditambahkan dengan nilai abodemen plus pajak 10 persen akan
menghasilkan tagihan yang kita terima setiap bulannya.
Menyadari akan sulitnya melakukan perhitungan – perhitungan di atas
maka alat ini memberikan kemudahan kepada kita untuk melakukan kalkulasi
pembayaran listrik. Alat ini memberikan nilai setiap menitnya sehingga
dengan mudah kita dapat mengetahui seberapa besar biaya pemakaian listrik
kita setiap saat kita ingin melihatnya.
Alat ini sangat cocok untuk digunakan pada rumah kos dimana
biasanya pemilik kos menetapkan tarif flat untuk tambahan alat-alat listrik
seperti televisi, komputer, kulkas dan lainnya. Biaya tarif flat ini dapat dirubah
menjadi bayar sesuai pemakaian sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.
Penyewa kamar dapat mengetahui besar biaya pemakaian listrik dalam setiap
menitnya.
Tampilan dari alat ini berupa 6 digit nilai rupiah plus 2 digit simbol
mata uang rupiah ( Rp ). Selain itu alat ini juga dilengkapi dengan indikator
gerakan piringan KWH. Setelah melakukan beberapa pengujian terhadap alat
ini, dapat disimpulkan bahwa alat ini sudah bekerja dengan baik.

BAB I
PENDAHULUAN

KWH meter merupakan suatu alat ukur yang banyak dipakai baik di
lingkungan perumahan, perkantoran maupun industri. Alat ukur ini sudah mengalami
perkembangan yang begitu luar biasa dalam beberapa tahun terakhir ini.
Pada awalnya, fungsi utama dari KWH meter ialah untuk menghitung
pemakaian energi listrik. Dengan perkembangan teknologi yang luar biasa, maka
KWH meter berkembang menjadi suatu alat ukur otomatis yang bisa mengirimkan
hasil pengukurannya kepada perusahaan listrik yang bersangkutan.

KONTRIBUSI FAKTOR PSIKOLOGIS DAN FAKTOR SOSIAL

ABSTRACT

Yondrizal. 2007. The Contribution of Psychological and Social Factors in Choosing the Teaching Profession toward the Transferred Students’ Learning Achievement in Teaching Subjects at Faculty of Engineering – Padang State University. Minithesis. Undergraduate Program of Electrical Engineering, Electrical Engineering Department, Faculty of Engineering – Padang State University. Advisors: (I) DR. Elisna; (II) Drs. Jamin Sembiring, M.Pd.

The research was aimed at finding out the contribution of psychological and social factors in choosing the teaching profession toward the transferred students’ learning achievement in teaching subjects at Faculty of Engineering – Padang State University. The hypotheses proposed in this research were: (1) there was a significant contribution of psychological factor in choosing the teaching profession toward the transferred students’ learning achievement in the teaching subjects at Faculty of Engineering – Padang State University; (2) there was a significant contribution of social factor in choosing the teaching profession toward the transferred students’ learning achievement in the teaching subjects at Faculty of Engineering – Padang State University; and (3) there was a significant contribution of both psychological and social factors in choosing the teaching profession altogether toward the transferred students’ learning achievement in the teaching subjects at Faculty of Engineering – Padang State University.
This research involved 40 transferred students as the samples. They were the transferred students at Faculty of Engineering – Padang State University actively registered in 2006/2007 academic year (semester July – December 2006). The sampling technique used was Total Sampling. Data were collected by using questionnaires and document study. The result of the instrument reliability analysis were 0.921 (reliable) for X1 and 0.869 (reliable) for X2. The research data were then analyzed using correlation and regression formula, and followed by F test. All tests used the level of significance of 95% or α = 0.05.
The results of data analysis revealed that (1) there was a significant contribution (40.8%) of psychological factor in choosing the teaching profession toward the transferred students’ learning achievement in the teaching subjects; (2) there was a significant contribution (22.2%) of social factor in choosing the teaching profession toward the transferred students’ learning achievement in the teaching subjects; and (3) there was a significant contribution (44.5%) of both psychological and social factors in choosing the teaching profession altogether toward the transferred students’ learning achievement in the teaching subjects.
Based on these results, it can be concluded that the two independent variables may then be used as predictors in finding out the level of transferred students’ learning achievement.

ABSTRAK

Yondrizal. 2007. Kontribusi Faktor Psikologis dan Faktor Sosial dalam Pemilihan Profesi Guru terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Transfer FT UNP dalam Mata Kuliah Keguruan. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Elektro, Jurusan Teknik Elektro, FT-UNP. Pembimbing: (I) DR. Elisna; (II) Drs. Jamin Sembiring.

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kontribusi faktor psikologis dan faktor sosial dalam pemilihan profesi guru terhadap hasil belajar mata kuliah keguruan mahasiswa transfer FT UNP. Hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini adalah: (1) terdapat kontribusi signifikan faktor psikologis dalam pemilihan profesi guru terhadap hasil belajar mahasiswa transfer FT UNP dalam mata kuliah keguruan; (2) terdapat kontribusi signifikan faktor sosial dalam pemilihan profesi guru terhadap hasil belajar mahasiswa transfer FT UNP dalam mata kuliah keguruan; dan (3) terdapat kontribusi signifikan faktor psikologis dan faktor sosial secara bersama-sama dalam pemilihan profesi guru terhadap hasil belajar mahasiswa transfer FT UNP dalam mata kuliah keguruan.
Penelitian ini melibatkan 40 orang mahasiswa transfer sebagai sampel. Mereka adalah mahasiswa transfer FT UNP untuk tahun masuk 2004 dan 2005 yang terdaftar secara resmi pada tahun akademik 2006/2007 (semester Juli – Desember 2006). Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Data dikumpulkan melalui angket penelitian dan data dokumenter. Hasil analisis reliabilitas instrument adalah 0,921 (handal) untuk X1 dan 0,869 (handal) untuk X2. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan menggunakan rumus korelasi dan regresi, dan diikuti dengan uji F. Semua uji menggunakan taraf signifikansi sebesar 95% atau α = 0,05.
Hasil analisis data mengungkapkan bahwa (1) terdapat kontribusi signifikan (40,8%) faktor psikologis dalam pemilihan profesi guru terhadap hasil belajar mahasiswa transfer dalam mata kuliah keguruan; (2) terdapat kontribusi signifikan (22,2%) faktor sosial dalam pemilihan profesi guru terhadap hasil belajar mahasiswa transfer dalam mata kuliah keguruan; dan (3) terdapat kontribusi signifikan (44,5%) faktor psikologis dan faktor sosial secara bersama-sama dalam pemilihan profesi guru terhadap hasil belajar mahasiswa transfer dalam mata kuliah keguruan.
Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa kedua variabel bebas dapat digunakan sebagai prediktor pencapaian hasil belajar mata kuliah keguruan mahasiswa transfer FT UNP.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Salah satu tujuan pembangunan nasional dalam pendidikan yang tertera di dalam Pembukaan UUD 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, pendidikan merupakan faktor yang sangat menentukan.

Leave a comment




HOSTING MURAH